JAKARTA, LINTAS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menyelesaikan perawatan tujuh trainset KRL iE305/CLI-225. Seluruh rangkaian dinyatakan siap beroperasi dan mulai Selasa, 6 Oktober 2026, kembali melayani masyarakat di Bogor Line.
Program perawatan tersebut selesai lebih cepat dari target. Trainset terakhir rampung pada 5 Oktober 2026, atau empat hari lebih awal dari target akhir pada 9 Oktober 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan percepatan penyelesaian dilakukan melalui koordinasi intensif KAI dan INKA, dengan tetap memastikan seluruh rangkaian memenuhi persyaratan keselamatan dan keandalan sebelum kembali berdinas.
“Tujuh trainset yang menjalani program perawatan telah siap dan mulai 6 Oktober kembali mendukung pelayanan masyarakat di Bogor Line. Seluruh program dapat diselesaikan empat hari lebih cepat dari target akhir, dengan tetap melalui tahapan pemeriksaan dan pengujian sebelum rangkaian dinyatakan siap beroperasi,” ujar Anne.
Perawatan dilakukan secara bertahap sejak September 2026. Dari tujuh trainset, dua selesai sesuai jadwal, sedangkan lima lainnya rampung lebih cepat antara satu hingga enam hari dari target masing-masing. Salah satunya selesai enam hari lebih awal, yakni pada 29 September dari target 5 Oktober 2026.
KRL yang kembali berdinas tersebut merupakan rangkaian SF12, terdiri atas 12 kereta dalam satu trainset. Kesiapan rangkaian ini dibutuhkan untuk mendukung kapasitas layanan pada lintas dengan mobilitas pelanggan yang tinggi.
Bogor Line merupakan salah satu lintas tersibuk dalam jaringan Commuter Line Jabodetabek. Sepanjang Januari–Agustus 2026, lintas ini melayani 105.704.913 pelanggan atau rata-rata sekitar 435 ribu pelanggan per hari.
Melayani Mobilitas Masyarakat Bogor
“Kembalinya tujuh trainset ini menambah kesiapan sarana untuk melayani mobilitas masyarakat di Bogor Line. Percepatan penyelesaian menjadi hasil positif, namun keselamatan tetap menjadi standar utama sebelum setiap rangkaian kembali digunakan dalam pelayanan,” kata Anne.
Secara keseluruhan, layanan KRL Jabodetabek mencatat 277.272.682 pelanggan sepanjang Januari–Agustus 2026. Jumlah tersebut meningkat 6,32 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 260.797.109 pelanggan.
Anne menambahkan, KAI bersama KAI Commuter dan INKA terus menjaga kesiapan sarana untuk memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat di wilayah Jabodetabek.
“Dengan selesainya program perawatan ini, tujuh trainset kembali dapat mendukung kapasitas pelayanan Bogor Line. KAI bersama KAI Commuter dan INKA akan terus menjaga kesiapan serta keandalan sarana untuk melayani mobilitas masyarakat,” pungkas Anne. (CHI)











