Home Berita InJourney Siap Tampung Parkir Pesawat Maskapai Timur Tengah di Bandara Indonesia

InJourney Siap Tampung Parkir Pesawat Maskapai Timur Tengah di Bandara Indonesia

Share

JAKARTA, LINTAS – Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), menyatakan kesiapan sejumlah bandara di Indonesia untuk menampung pesawat maskapai Timur Tengah yang sementara tidak beroperasi akibat konflik di kawasan tersebut.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan pihaknya membuka peluang bagi maskapai seperti Emirates, Qatar Airways, dan Etihad Airways untuk memarkirkan armada mereka di bandara-bandara yang dikelola InJourney Airports.

“Kami melihat kemungkinan adanya kebutuhan parkir pesawat dari maskapai Timur Tengah seperti Emirates, Qatar, dan juga Etihad. Pesawat-pesawat tersebut nantinya dapat ditempatkan di beberapa bandara kami yang memiliki kapasitas parkir memadai,” ujar Maya dalam acara Media Gathering, Kamis (12/3/2026).

Bandara yang Memiliki Ruang Parkir Cukup

Menurut Maya, jumlah pesawat yang berpotensi ditempatkan di Indonesia masih dalam tahap perhitungan. Pembahasan internal terkait hal ini baru dilakukan dalam beberapa waktu terakhir sehingga detail teknisnya masih terus dimatangkan.

“Jumlahnya masih dihitung. Ini juga baru kami diskusikan secara internal. Namun yang jelas, kami akan menyiapkan kapasitas sebanyak mungkin sesuai kebutuhan, terutama di bandara yang memang memiliki ruang parkir pesawat yang cukup,” jelasnya.

Beberapa bandara yang berpotensi menjadi lokasi parkir pesawat tersebut antara lain Bandara Internasional Lombok di Nusa Tenggara Barat, serta Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati).

Maya menambahkan, saat ini sejumlah maskapai memang tengah mencari lokasi alternatif untuk menempatkan pesawat mereka yang tidak beroperasi sementara. Dalam kondisi tersebut, berbagai bandara di kawasan Asia Tenggara juga menjadi pilihan.

“Maskapai saat ini memang memiliki kebutuhan untuk memarkirkan armada mereka. Mereka tentu membandingkan berbagai opsi di kawasan, seperti di Singapura, Malaysia, dan negara lainnya. Indonesia melalui bandara-bandara kami siap menjadi salah satu pilihan,” kata Maya.

Ia menegaskan, langkah ini sekaligus menunjukkan kesiapan industri aviasi Indonesia dalam mendukung kebutuhan global, sekaligus memanfaatkan kapasitas bandara yang tersedia di dalam negeri.

“Kami siap mendukung industri penerbangan secara keseluruhan. Jika memang ada kebutuhan parkir pesawat dari maskapai internasional, kami siap menampungnya di bandara-bandara yang memiliki kapasitas,” tuturnya. (CHI)

Baca Juga: InJourney dan Pemprov Jabar Siapkan Skenario Hidupkan Penerbangan di Bandara Kertajati

Oleh:

Share