Home Berita Infrastruktur dan Fasilitas Jalan Tol Ditingkatkan Menjelang Arus Mudik 2023

Infrastruktur dan Fasilitas Jalan Tol Ditingkatkan Menjelang Arus Mudik 2023

Share

Jakarta, Lintas – Sejumlah infrastruktur dan fasilitas jalan tol ditingkatkan menjelang arus mudik 2023. Berbagai infrastruktur dan fasilitas tersebut bisa digunakan oleh para pemudik yang tahun ini jumlahnya diprediksi meningkat di atas 40 persen dibandingkan tahun lalu.

Dalam Media Gathering dan Press Conference Kesiapan Infrastruktur Mendukung Mudik Lebaran 2023 di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa (11/4/2023), Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Triono Junoasmono menyampaikan, saat ini jalan tol beroperasi di Indonesia memiliki panjang 2.624 km.

Panjang jalan tol beroperasi itu terdiri dari 70 ruas jalan tol di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Ketujuh puluh ruas jalan tol itu dikelola oleh 49 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Ruas Tol fungsional

Triono mengungkapkan, ada 11 ruas tol yang akan beroperasi fungsional selama periode mudik Lebaran 2023. Tujuh dari 11 ruas tol itu berada di Jawa. Sisanya terdapat di Sumatera. Total panjang jalan tol fungsional tersebut adalah 222 km.

Berikut perincian 11 ruas tol fungsional alias gratis selama periode mudik Lebaran 2023.
Tol Trans-Jawa: Tol Ciawi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi 4–6 Cimalaka–Dawuan; Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2 Cigombong-Cibadak. Selanjutnya Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2A Jatikarya-Cikeas; Tol Cibitung-Cilincing Seksi 4 (Tarumajaya-Cilincing). Kemudian, Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi 4A Probolinggo Timur-IC Gending. Disusul Tol Solo-Yogya-NYIA Seksi 1.1 SS Kartasura-SS Klaten; Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 3 SS Sadang-SS Kutanegara.

Tol Trans Sumatera: Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 5–6 Blang Bintang–Baitussalam; Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi Segmen Tebing Tinggi-Inderpura dan Segmen Dolok Merawan-Sinaksak. Lalu Tol Binjai-Langsa Seksi 2 Stabat-Tanjung Pura; Simpang Indralaya-Muara Enim Seksi Simpang Indralaya-Prabumulih

Terkait 11 ruas jalan tol yang beroperasi fungsional, Triono berujar, masih ada beberapa hal yang perlu diantisipasi.

“Misalnya, Jalan Tol Cisumdawu yang akan kami fungsionalkan hanya dari pagi sampai siang hari karena memang belum lengkap,” tuturnya.

Akan tetapi, lanjut Triono, di kesebelas ruas tol fungsional tersebut akan terdapat rest area sementara dengan fasilitas toilet, mobile BBM, dan juga outlet makanan-minuman secara sederhana.

Selain itu, lanjut Triono, ada sejumlah ruas tol beroperasi tambahan di Jawa, yakni Cinere-Jagorawi seksi 3A; Becakayu Seksi 2A dan 2A Ujung; Semarang-Demak Seksi 2; dan Krian-Legundi-Bunder-Manyar Ramp 2, 4, 5, dan 8 Junction Wringinanom.

Fasilitas di “Rest Area”

Berbagai fasilitas penunjang lainnya di rest area juga tak luput dari perhatian. “Kita siapkan juga 127 TIP (rest area) untuk arus mudik tahun ini,” kata Triono. Rest Area sementara juga akan ditempatkan di Jalan Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) KM 81A dan B guna menampung traffic flow di jalan tol tersebut.

Penambahan 2.833 mobile toilet juga dilakukan. Dengan begitu, total jumlah toilet yang disiapkan ada sekitar 9.000. (BAS)

Fasilitas tambahan berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area juga tersedia. Pada jalur Jakarta-Merak, SPKLU terdapat di KM 13A. Untuk jalur Jakarta-Probolinggo, SPKLU dapat ditemui di KM 6B,KM 208B, KM 389B, KM 456B, KM 519B, KM 616B, KM 207A, KM 379A, KM 519A, KM 626A, dan KM 695A.

Lalu dari arah Jakarta ke Merak, Kementerian PUPR bekerja sama dengan ASDP juga menyediakan loket pembelian tiket ferry penyeberangan di Rest Area KM 43 dan KM 68.

Perbaikan jalan tol di sejumlah titik juga dilakukan guna memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2023. (BAS)

Tag: mudik, infrastruktur, tol

Share