JAKARTA, LINTAS – Investor asing yang ingin menanamkan modal di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan diurus oleh Indonesia Investment Authority (INA) berkolaborasi dengan Badan Usaha Otoritas (BUO) IKN.
Demikian disampaikan Direktur Utama BUO IKN Boyke P Soebroto lewat siaran pers yang dibagikan kepada media (Senin, 5/2/2024).
Ada tiga sektor yang ditawarkan kepada investor asing adalah bidang telekomunikasi, transportasi, dan energi.
Disebutkan Boyke, Presiden Joko Widodo menginginkan agar INA berada di garda terdepan atau menjadi ujung tombak karena dianggap memiliki pengalaman berhubungan dengan para investor asing, terutama dari Timur Tengah.

Nantinya, jika ada investor asing yang masuk ke IKN, menurut Boyke, pihaknya berkolaborasi dengan INA dengan menyiapkan prasarana dan sarana termasuk lahan yang dibutuhkan oleh investor.
Penelusuran Lintas, sejauh ini investor asing belum ada satu pun yang berinvestasi ke IKN. Pelaku usaha dari beberapa negara sudah datang untuk meninjau langsung IKN. Bahkan, ada sejumlah surat pernyataan berminat dari beberapa negara donor untuk berinvestasi.
Baca Juga: Finlandia Dukung Pengembangan “Smart City” di IKN
Menunggu Tawaran
Husin Bagis, Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA), mengatakan, investasi di IKN sebenarnya mudah ditawarkan kepada para investor. ”Yang penting ada INA-nya dan itu diakui dunia,” ujar Husin.
Menurut Husin, para investor dari UEA pun tak memiliki kendala untuk masuk ke IKN. ”Enggak ada (kendala), mereka menunggu proyek. Proyeknya apa, proyek yang sedang dibuat apa yang ditawarkan. Itu saja,” ujarnya.
Bambang Susantono, Kepala Otorita IKN, melalui keterangannya lewat siaran pers, Selasa (30/1/2024), memaparkan progres pengerjaan pembangunan IKN hingga akhir Januari 2024. Ia mengatakan, pembangunan IKN telah berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Disampaikannya, progres pembangunan IKN tahap pertama sudah sebesar 71,47 persen hingga Januari 2024. Pencapaian itu sudah melebihi tarrget. Capaian ini, kata Bambang, membuktikan komitmen OIKN dalam mewujudkan kota yang cerdas. (HRZ)
Baca Juga: Bambang Susantono: Pembangunan IKN Sesuai Target



















