Home Berita Drainase Jadi Kunci Kota Baru Papua Selatan

Drainase Jadi Kunci Kota Baru Papua Selatan

Share

JAKARTA, LINTAS — Pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan memasuki fase krusial. Pemerintah menilai kesiapan sistem drainase kota menjadi faktor penentu agar kawasan inti daerah otonomi baru itu berfungsi berkelanjutan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, lewat keterangan tertulis, menegaskan hal itu saat meninjau Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Provinsi Papua Selatan di Kawasan Terpadu Mandiri Salor, Kabupaten Merauke, Minggu (8/2/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan siap menghadapi risiko iklim.

Menurut Dody, perubahan pola cuaca menuntut perencanaan drainase yang matang sejak awal. Kawasan yang selama ini dikenal relatif kering tetap berpotensi mengalami genangan bila sistem air tidak dikelola baik.

“Saya titip kepada jajaran Cipta Karya, Sumber Daya Air, dan Balai Jalan. Drainasenya harus benar-benar dijaga. Jangan sampai hujan turun justru menimbulkan genangan,” kata Dody.

Karena itu, pengawasan dan pemeliharaan drainase diminta menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan kawasan. Tujuannya agar pusat pemerintahan dapat beroperasi optimal tanpa gangguan banjir dalam jangka panjang.

Pembangunan KPP Papua Selatan mencakup Kantor Gubernur, Gedung DPRD, dan Gedung Majelis Rakyat Papua. Selain itu, dibangun Sistem Penyediaan Air Minum beserta jaringan perpipaan, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu, serta Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja.

Utilitas Dasar

Pekerjaan land development juga dilakukan secara menyeluruh. Kegiatan meliputi penyiapan lahan, peningkatan akses kawasan, pembangunan drainase, penyediaan utilitas dasar, dan penataan lingkungan.

Dody mengapresiasi progres pembangunan yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan sejak dimulai pada 2024. Ia menyebut kesiapan fisik kawasan mulai terlihat.

“Saya datang sore hari dan langsung ke lokasi. Progresnya sudah bagus,” ujarnya.

Selain kawasan pemerintahan, Kementerian PU memastikan penyelesaian sejumlah ruas jalan menuju KPP akan dilanjutkan bertahap pada Tahun Anggaran 2026. Langkah ini untuk memperkuat konektivitas kawasan.

Dalam kunjungan yang sama, Dody juga meninjau pengembangan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional di Wanam. Pemerintah akan berdialog dengan petani setempat untuk memastikan dukungan infrastruktur sejalan dengan Astacita. (HRZ)

Baca Juga: Jalan Baru 80 Km di Papua Selatan Buka Akses Lumbung Pangan Nasional

Oleh:

Share