JAKARTA, LINTAS — Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali melayani penerbangan pesawat jet berjadwal setelah sempat tidak mengoperasikan jenis pesawat tersebut sejak 2023. Penerbangan perdana menggunakan Boeing 737-800 NG berlangsung Jumat (14/8/2026), ditandai kedatangan pesawat Garuda Indonesia dari Denpasar, Bali.
Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 335 mendarat di Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 10.29 WIB setelah terbang dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kedatangan pesawat disambut dengan prosesi water salute, tradisi penghormatan dalam dunia penerbangan.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi bersama Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir turut menyambut penumpang GA 335 di terminal kedatangan. Penyambutan dilakukan dengan pengalungan kain, pertunjukan Tari Merak, serta pemberian hadiah khusus kepada penumpang.
Setelah itu, pesawat dengan nomor penerbangan GA 334 kembali diberangkatkan dari Bandara Husein Sastranegara menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 11.35 WIB.
Fasilitas Bandara Dipastikan Siap
Mohammad R. Pahlevi mengatakan kembali beroperasinya penerbangan jet berjadwal menunjukkan bahwa seluruh fasilitas operasi dan pelayanan Bandara Husein Sastranegara telah dipersiapkan untuk melayani pesawat narrow body atau berbadan sedang, termasuk Boeing 737-800.
“Terakhir kali bandara ini melayani penerbangan jet berjadwal pada 2023. InJourney Airports kemudian melakukan persiapan sekitar dua bulan terakhir. Pemastian kesiapan dilakukan setiap hari selama 24 jam untuk memastikan terpenuhinya aspek security, safety, services, dan compliance atau 3S dan 1C,” kata Pahlevi.

Menurutnya, kesiapan tersebut diperkuat dengan diterbitkannya sertifikasi oleh Kementerian Perhubungan yang menjadi dasar Bandara Husein Sastranegara kembali melayani pesawat jet berjadwal.
Kementerian Perhubungan pada 23 Juli 2026 menerbitkan Sertifikat Bandar Udara (SBU) Nomor 005.1/SBU/VII/2026 bagi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara. Sertifikat tersebut menjadi salah satu persyaratan untuk mendukung operasional pesawat jet berbadan sedang sekelas Boeing 737-800.
Pahlevi mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam proses optimalisasi Bandara Husein Sastranegara, mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Kementerian Perhubungan, TNI AU, Danantara, InJourney hingga pihak terkait lainnya.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan terhadap terselesaikannya seluruh tahapan optimalisasi penerbangan di Bandara Husein Sastranegara,” ujarnya.
Layani 12 Rute Domestik
Dengan kembali beroperasinya penerbangan jet, Bandara Husein Sastranegara kini melayani 12 rute penerbangan domestik dari dan menuju sejumlah kota di Indonesia.
Ke-12 rute tersebut mencakup Palembang, Lampung, Yogyakarta, Denpasar, Medan, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Batam, Padang, Pontianak, dan Pekanbaru.
InJourney Airports juga menyatakan akan terus mengembangkan konektivitas udara dari Bandung. Pengembangan tersebut tidak hanya menyasar rute domestik, tetapi juga peluang pembukaan kembali atau pengembangan rute internasional.
“InJourney Airports secara aktif terus mengembangkan rute-rute penerbangan. Terkait rute internasional, pembahasan terus kami lakukan dengan Kementerian Perhubungan, maskapai dan berbagai pihak,” kata Pahlevi.
Terminal Berkapasitas 3,4 Juta Penumpang
Bandara Husein Sastranegara juga telah menjalani renovasi dan beautifikasi pada sejumlah area, mulai dari sisi udara, terminal penumpang hingga sisi darat.
Terminal penumpang memiliki luas sekitar 12.000 meter persegi dengan kapasitas hingga 3,4 juta penumpang per tahun. Fasilitas pelayanan didukung 26 konter check-in dan enam unit self check-in kiosk.
Selain itu, area pengambilan bagasi dilengkapi conveyor belt terbaru untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran pelayanan penumpang.
Konsep terminal kini mengusung desain modern yang dipadukan dengan kearifan budaya Jawa Barat. Pembaruan tersebut diharapkan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus memperkuat karakter Bandara Husein Sastranegara sebagai salah satu pintu masuk udara menuju Bandung dan Jawa Barat. (CHI)
Baca Juga: Bendera Merah Putih Berkibar di Lokomotif KAI Sambut HUT ke-81 RI











