Home Berita Antisipasi Aksi May Day, Jasa Marga Siagakan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Tol

Antisipasi Aksi May Day, Jasa Marga Siagakan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Tol

Share

JAKARTA, LINTAS — Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2025, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) mengambil langkah antisipatif guna menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas di jalan tol.

Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, menyampaikan bahwa Jasa Marga berkomitmen untuk memastikan seluruh ruas jalan tol yang berada di bawah koordinasi JMT tetap beroperasi secara normal selama peringatan May Day.

“Secara umum, kami melakukan penyiagaan menyeluruh di semua ruas tol di bawah JMT. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan atau gangguan akibat aksi massa. Armada pelayanan, pengamanan, rambu-rambu lalu lintas, serta petugas rekayasa lalu lintas telah kami siapkan,” ujar Widiyatmiko, dalam keterangannya, Kamis (1/5/2025).

Koordinasi intensif juga telah dilakukan bersama pihak Kepolisian untuk menyusun strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas, khususnya di ruas-ruas tol yang berpotensi terdampak aksi unjuk rasa.

JMT dan JMTO menyiagakan petugas di titik-titik strategis, termasuk Mobile Customer Service, Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), serta berkolaborasi dengan Patroli Jalan Raya (PJR) Jalan Tol.

Sarana dan prasarana pendukung, seperti rambu portabel dan perlengkapan rekayasa lalu lintas, juga telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan atau hambatan yang mungkin terjadi.

Adapun armada yang disiagakan untuk mendukung kelancaran operasional mencakup:

  • 30 unit Mobile Customer Service
  • 10 unit ambulans
  • 8 unit rescue
  • 38 unit PJR
  • 36 unit derek

Upaya pengamanan serupa juga diterapkan di ruas tol lainnya yang dikelola Jasa Marga di wilayah metropolitan, seperti Jalan Tol Jagorawi, Jakarta–Tangerang, serta Cipularang–Padaleunyi. Fokus pengamanan ditujukan pada akses masuk dan keluar tol serta titik-titik dekat kawasan industri yang berpotensi menjadi jalur aksi massa.

Baca Juga: Ada Demo Hari Buruh, Ini Perubahan Rute Transjakarta

Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan dan mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan cermat. Masyarakat diminta menghindari titik-titik rawan kepadatan, seperti kawasan Senayan, Gedung MPR/DPR, dan Monas, yang diperkirakan menjadi lokasi berkumpulnya massa.

Pengguna jalan juga disarankan untuk memantau kondisi lalu lintas terkini melalui kanal resmi Jasa Marga, termasuk akun Instagram @official.jmmetropolitan, fitur Live CCTV di aplikasi Travoy, serta layanan One Call Center 24 jam di nomor 14080. Tetap patuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas demi keselamatan dan kenyamanan bersama. (CHI)

Oleh:

Share