Jakarta, Lintas – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka lahan eks kelapa sawit seluas 500 hektar di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Lahan itu ditanami jagung dalam program pengembangan lumbung pangan atau Food Estate.
Dari rilis pers yang diterima Majalahlintas.com, Jumat (7/7/2023), disebutkan, Kementerian PUPR membersihkan dan menyiapkan irigasi sepanjang 70 meter saluran primer, 5 km, saluran sekunder, 31 km saluran tersier, dan 44 km saluran kuarter telah selesai dilakukan.
“Untuk membantu proses penanaman jagung dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Keerom dan Kementerian Pertanian. Direktorat Irigasi dan Rawa melalui Balai Wilayah Sungai Papua juga menyiapkan 356 km saluran subkuarter dan 213 hektar lahan benar-benar siap tanam jagung,” kata Direktur Irigasi dan Rawa Kementerian PUPR Ismail Widadi.
Baca Juga: Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Pendukung Lumbung Pangan Terus Dibangun
Diberitakan sebelumnya, pemerintah mengembangkan food estate padi di Kabupaten Merauke dan sagu di Kabupaten Mappi, Papua Selatan.
Baca Juga: Jembatan Bian Pendukung Food Estate Papua Selatan Dilanjutkan
Presiden Panen Jagung
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, untuk meninjau lokasi pengembangan Food Estate di Kampung Wambes, Kecamatan Mannem, Kamis (6/7/2023). Pusat pengembangan jagung ini diharapkan menjadi daya tarik investasi jagung di wilayah Timur Indonesia

Turut hadir dalam tinjauan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, Plh. Gubernur Papua Ridwan Rumasukun, dan Bupati Keerom Piter Gusbager.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi meninjau panen tanaman jagung yang mulai ditanam sejak 3 bulan lalu, saat kunjungan Presiden 21 Maret 2023. Lokasi tinjauan panen jagung berada di zona 9 dengan luas sudah ditanami jagung sekitar 39 hektar. Presiden mengapresiasi hasil panen yang dilaporkan sebanyak 7 ton/hektar.

“Ini adalah jagung yang kita tanam 3 bulan lalu tepatnya 107 hari yang lalu kita ke sini, kita tanam, dan hasilnya ini,” kata Presiden Jokowi. (HRZ)



















