JAKARTA, LINTAS — Dirjen Hubdat melantik 32 “Marine Inspector” untuk mendukung peningkatan keamanan transportasi air Indonesia.
Pelantikan itu dilakukan Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Hendro Sugiatno kepada 32 Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (Marine Inspector) Angkatan V dan VI di Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center, Jakarta, Senin (4/9/2023).
Marine Inspectors ini diharapkan mampu mendukung peningkatan keamanan transportasi air Indonesia.
“Pada hari ini, saya dengan ini mengukuhkan saudara sebagai Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal Sungai, Danau, dan Penyeberangan. Saya percaya saudara akan dapat melaksanakan tugas ini sebaik-baiknya,” ujar Dirjen Hendro, dikutip dari keterangan tertulis di hari yang sama.
Saat ini, sudah ada 131 Marine Inspectors dari target sebanyak 159 orang. Hal ini akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
Dirjen Hendro berharap, ke depan para Marine Inspector yang baru bisa ditempatkan di seluruh wilayah di Indonesia.
Dirjen Hendro menambahkan, dengan terbitnya PM 17 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat didelegasikan untuk menyelenggarakan tugas dan fungsi keselamatan pelayaran di bidang Sungai, Danau, dan Penyeberangan (SDP).
Tugas dan fungsi ini sebelumnya ada di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
“Tidak terasa sudah dua tahun kita berusaha secara maksimal. Namun masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi. Baik aspek regulasi, peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM, kelembagaan, sarana dan prasarana maupun penguatan aspek penganggaran. Mari kita berkomitmen bersama dan berkontribusi dalam penyelenggaraan keselamatan dan keamanan Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (TSDP) dengan baik,” ungkap Dirjen Hendro.
Lebih lanjut Dirjen Hendro menuturkan tantangan saat ini adalah cara meningkatkan penyelenggaraan keselamatan dan keamanan TSDP yang sudah diamanahkan agar semakin baik.
Wadah Diskusi
Pelantikan 32 Marine Inspector ini berbarengan dengan kegiatan Temu Teknis Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Transportasi SDP.
Dalam kesempatan ini, Plt Direktur Transportasi SDP Bambang Siswoyo dalam laporannya menyampaikan, kegiatan temu teknis ini perlu dilakukan sebagai wadah diskusi penyelenggara keselamatan dan keamanan pelayaran bidang SDP dalam menghadapi permasalahan di lapangan.
“Hal ini tentu dilakukan dalam rangka mendukung penyelenggaraan transportasi sungai, danau dan penyeberangan yang berkeselamatan,” tegasnya. (BAS)
Baca Juga: Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kembali Terapkan Zona Integritas



















