JAKARTA, LINTAS — Saat pelaksanaan upacara bendera Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan RI, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyiapkan pasokan listrik di Ibu Kota Nusantara (IKN) tanpa kedip.
Hal itu disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau kesiapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di IKN, Kalimantan Timur, seperti dikutip dari kanal Youtube BUMN, Rabu (3/7/2024).
Kunjungan Erik memastikan PLTS tersebut beroperasi dalam menyukseskan pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI di IKN.
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasojo melaporkan kepada Erick bahwa pihaknya siap menghadirkan listrik bersih dan andal di IKN.
“Kami telah memetakan kebutuhan listrik di IKN, khususnya pada peringatan Hari Kemerdekaan Ke-79 RI sebesar Rp 1,5 MW. Sementara PLTS IKN telah beroperasi dan memasok listrik sebesar 10 MW sejak Februari 2024. Kapasitas tersebut akan terus ditingkatkan menjadi 50 MW pada akhir 2024,” ujar Darmawan.
Empat “Layer”
Pada peringatan HUT RI, PLN akan menggunakan skema kelistrikan empat layer. Untuk venue utama, perkantoran Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, bandara, dan penginapan VVIP-VIP.
Layer pertama, PLN akan menggunakan uninterruptible power supply untuk memastikan listrik andal tanpa kedip. Pada layer kedua dan ketiga PLN menyiapkan dua jaringan listrik yang bersumber dari dua gardu induk berbeda. Pada layer terakhir PLN juga menyiapkan gen-set sebagai cadangan pasokan.
Untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik saat pelaksanaan peringatan HUT RI PLN juga telah menyiapkan 16 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang bisa digunakan para pejabat negara, tamu undangan, dan peserta peringatan HUT RI.
PLN juga berkolaborasi dengan Bluebird dalam penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum khusus untuk puluhan bus antar-jemput yang akan digunakan para peserta peringatan HUT RI di IKN. (HRZ)
Baca Juga: PLN Bangun 26 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di IKN Sampai 2024
























