Home Berita Rampung, TPA Sampah Bukit Baru di Sarolangun Segera Diresmikan

Rampung, TPA Sampah Bukit Baru di Sarolangun Segera Diresmikan

Share

Jakarta, Lintas – Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Baru di Sarolangun, Jambi, selesai dikerjakan Kementerian PUPR. Infrastruktur persampahan yang dimulai sejak 2021 dan menerapkan sistem sanitary landfill  ini segera diresmikan dalam waktu dekat.

Dikutip dari rilis yang diterima Senin (1/5/2023), pemanfaatan sistem sanitary landfill memiliki keunggulan, sampah yang masuk ke TPA Sarolangun dipilah terlebih dahulu berdasarkan jenisnya. Kemudian diolah ulang (recycle). Sampah plastik, kardus, kaca, dan kaleng, misalnya, dipilah di sorting plant menjadi bahan baku daur ulang. Sementara sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos pada proses di composting plant.

Selanjutnya untuk air lindi disalurkan ke Instalasi Pengolahan Lindi (IPL) melalui sistem pemrosesan bertahap. Dengan demikian TPA tidak mencemari air maupun tanah sekitar. Prinsip dari pembangunan TPA ini adalah mengedepankan konsep ramah lingkungan. Konsep ini mengurangi aroma tidak sedap dan limbah yang dibuang telah memenuhi standar baku mutu air. Hal itu sesuai dengan Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 59/2016 tentang Baku Mutu Lindi bagi Usaha dan/atau Kegiatan TPA Sampah.

TPA Sampah Bukit Baru di Kabupaten Sarolangun

Pengembangan sistem sanitary landfill TPA Sarolangun mulai dikerjakan sejak Mei 2021 dengan memanfaatkan lahan seluas 8,48 hektar. Adapun area landfill Zona 1 (satu) 0,8 hektar.

TPA Sarolangun memiliki kapasitas pengolahan 72,93 meter kubik per hari. Volume itu bisa melayani sampah rumah tangga penduduk Kabupaten Sarolangun sekitar 12.500 keluarga. Dukungan pengembangan sanitary landfill diberikan Kementerian PUPR meliputi pekerjaan sistem block landfill, perkerasan jalan. Termasuk juga pembuatan saluran drainase, instalasi pengolahan lindi, mushala, kantor pengelola, gapura, pos jaga, jembatan timbang, dan tempat cuci truk. Dibangun juga hanggar alat berat, sumur bor, serta penerangan jalan umum dan fasilitas penunjang.

Lokasi TPA Sarolangun berada di Desa Bukit Baru, Kecamatan Pelawan. Sekitar 30 menit dari pusat kota di Kabupaten Sarolangun. Di dekat lokasi itu juga ada TPA eksisting Kabupaten Sarolangun .

Minimalisasi Pencemaran

Semula TPA Sarolangun menggunakan sistem penimbunan sampah terbuka (open dumping). Lalu, Kementerian PUPR mengembangkannya menjadi sistem sanitary landfill. Diharapkan, pengoperasian TPA dengan sistem sanitary landfill dapat meminimalisasi dampak pencemaran, baik air, tanah, maupun udara sehingga lebih ramah lingkungan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penanganan masalah sampah dapat dilakukan melalui dua aspek. Kedua aspek itu, yakni struktural dengan membangun infrastruktur persampahan dan nonstruktural, seperti mendorong perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur pengolahan sampah skala kawasan dinilai efektif untuk volume sampah yang tidak terlalu besar, sehingga pengurangan sampah dapat dilakukan mulai dari sumbernya. Dukungan pemerintah kabupaten atau kota juga diperlukan terutama dalam penyediaan lahan,” kata Menteri Basuki. (HRZ)

Oleh:

Share

ARTIKEL TERKAIT