Home Berita PLBN Terpadu Napan di Perbatasan Indonesia-Timor Leste Selesai Akhir 2023

PLBN Terpadu Napan di Perbatasan Indonesia-Timor Leste Selesai Akhir 2023

Share

Jakarta, Lintas – Sarana dan prasarana pendukung zona inti Pos Lintas Batas Negara Terpadu Napan di Provinsi Nusa Tenggara Timur terus dikerjakan. Ditargetkan PLBN Terpadu Napan selesai pada akhir 2023.

Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dikutip dari rilis, Sabtu (13/5/2023).

Disampaikan Basuki Hadimuljono, pembangunan PLBN ini tidak hanya menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia sebagai bangsa besar, tetapi yang terpenting sekali adalah fungsi pertahanan keamanan dan sekaligus sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.

“Pembangunan PLBN tidak hanya sebagai gerbang masuk. Namun, menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan,” kata Basuki.

Pengembangan sarana prasana pendukung PLBN Napan bersumber dari APBN Tahun 2023 senilai Rp 22 miliar. Anggaran tersebut di antaranya untuk pembangunan rest area, pagar kawasan, jalan kawasan, lanskap, perkuatan lereng, dan meubelair. Termasuk melanjutkan pekerjaan pada zona inti, zona sub-inti, zona TNI, dan zona Polri yang belum selesai.

Progres pekerjaan saat ini telah terkontrak sejak 28 April 2023. Kontraktor pelaksana PT Metro Kresasi Indoteknik dan PT Cipta Multi Kreasi sebagai Manajemen Konstruksi. Ditargetkan pekerjaan sarana prasarana pendukung PLBN Napan sesuai kontrak selesai 3 Desember 2023.

Peningkatan Kualitas Kawasan

Pengembangan PLBN Terpadu Napan dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Inpres No 1/2019 tentang Percepatan Pengembangan 11 PLBN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Dengan adanya PLBN Terpadu Napan, yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana andal ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kawasan perbatasan di Provinsi NTT. Dengan begitu, kawasan ini berdaya saing serta dapat mengurangi disparitas, khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Pada 2020-2022, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT, Ditjen Cipta Karya, telah menyelesaikan pekerjaan fisik berupa pembangunan gudang sita bangunan inti, bangunan cuci mobil, mes pegawai, toilet umum, mini terminal, gerbang tasbara. Termasuk tempat pengelolaan sampah, wisma Indonesia, bangunan TNI, dan bangunan Polri. Biaya pekerjaan dialokasikan pada anggaran tahun 2020-2022 sebesar Rp 106 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya Bangunan Gedung dan PT Virama Karya sebagai Manajemen Konsultan.

PLBN Napan terletak di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara. Berjarak sekitar 200 km dari Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi NTT. Dapat ditempuh sekitar 5 jam via jalur darat. Secara administratif, PLBN Napan siap dioperasikan untuk mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Timor Tengah Utara dengan Negara Timor Leste. (HRZ)

Oleh:

Share

ARTIKEL TERKAIT