JAKARTA, LINTAS — Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Representative Office 1 bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) kembali melanjutkan pekerjaan pemeliharaan perkerasan jalan di ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).
Langkah ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk menjaga kualitas jalan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Pekerjaan akan dilaksanakan di lajur 1 arah Cikunir/Tanjung Priok, tepatnya pada KM 45+850 hingga KM 45+975 sepanjang kurang lebih 125 meter, serta di arah sebaliknya menuju Serpong/Pondok Indah pada KM 46+690 hingga KM 46+565 dengan panjang yang sama.
“Pekerjaan akan dimulai pada Sabtu, 26 Juli 2025 pukul 00.00 WIB dan direncanakan selesai pada Senin, 28 Juli 2025 pukul 07.00 WIB. Selama proses pekerjaan berlangsung, lajur yang sedang diperbaiki akan ditutup sementara, namun lajur lainnya tetap dibuka untuk menjaga kelancaran lalu lintas,” ujar Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, dalam keterangan tertulis.

Waspada Macet
Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk meminimalisasi potensi kepadatan kendaraan selama pekerjaan berlangsung, terutama di jam-jam sibuk.
“Kami telah menempatkan rambu-rambu di sekitar lokasi dan menyiagakan petugas pengatur lalu lintas di titik-titik rawan. Namun demikian, kami tetap mengimbau para pengguna jalan untuk mengatur waktu dan rute perjalanan selama periode pekerjaan berlangsung,” lanjut Alvin.
Baca Juga: Sadimin Resmi Pimpin PERGATSI NTB, Targetkan Prestasi di PON 2028
Menurutnya, pemeliharaan ini penting dilakukan untuk mencegah kerusakan jalan yang lebih besar di masa depan dan memastikan kondisi infrastruktur tetap andal melayani mobilitas masyarakat.
“Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol guna mempercepat transaksi di gerbang tol,” tutur Alvin. (CHI)

























