Home Berita Pemulihan Pascabencana Sumut, Kementerian PU Benahi Layanan Air Minum dan Sanitasi di 5 Daerah Ini

Pemulihan Pascabencana Sumut, Kementerian PU Benahi Layanan Air Minum dan Sanitasi di 5 Daerah Ini

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memulihkan layanan dasar masyarakat pascabencana di Sumatera Utara. Penanganan difokuskan pada infrastruktur air minum, sanitasi, dan persampahan di lima kabupaten/kota, yakni Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Langkat.

Penanganan dilakukan bertahap, mulai dari kondisi darurat untuk mengembalikan layanan yang dibutuhkan masyarakat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pembangunan infrastruktur permanen.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali memperoleh layanan dasar.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar,” ujar Dody dikutip Kamis (1/10/2026).

Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PU menangani infrastruktur air minum, sanitasi, dan persampahan di wilayah terdampak. Pada tahap awal, pekerjaan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak dan mengembalikan fungsi layanan yang terganggu akibat bencana.

Baca Juga: Jasa Marga Perbaiki Jalan dan Jembatan di 3 Ruas Tol Jabodetabek, Ini Lokasinya

Setelah kebutuhan darurat tertangani, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur permanen agar layanan masyarakat dapat berjalan dalam jangka panjang.

Air Minum

Pada sektor air minum, penanganan dibagi menjadi dua paket yang mencakup lima kabupaten/kota. Hingga periode 18–24 September 2026, progres fisik Paket 1 mencapai 31,30 persen, sedangkan Paket 2 mencapai 39,13 persen.

Paket 1 mencakup Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Di Tapanuli Tengah, pembangunan permanen meliputi SPAM IKK Pandan dan Tukka, SPAM IKK Sibabangun, serta SPAM IKK Pinangsori.

Sementara di Kota Sibolga, pekerjaan mencakup SPAM IKK Sarudik, intake permanen di sumber Aek Doras, serta jaringan perpipaan dan sambungan rumah di Huntap Aek Parombunan. Paket 2 meliputi Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Langkat. Di Tapanuli Utara, pembangunan mencakup SPAM IKK Tarutung dan SPAM Huntap Dolok Nauli.

Di Tapanuli Selatan, pembangunan SPAM dilakukan di IKK Batangtoru, Huntap Desa Napa, serta Huntap Desa Hapesong, Kecamatan Batangtoru. Adapun di Kabupaten Langkat, penyediaan air bersih dilakukan melalui pembangunan sumur bor dan jaringan perpipaan di Desa Pulau Banyak, Desa Pekubuan, Desa Cempa, dan Desa Muka Paya.

Pemulihan layanan air bersih juga menyasar fasilitas kesehatan. Penyediaan air bersih di RSUD Tanjung Pura masih dilakukan, sedangkan pemasangan sarana air bersih di Puskesmas Pantai Cermin telah selesai.

Sanitasi dan Persampahan

Pada sektor sanitasi dan persampahan, pembangunan sistem permanen dilanjutkan setelah penanganan darurat selesai. Progres fisik keseluruhan mencapai 29,86 persen hingga minggu ke-36 atau periode 15–21 September 2026.

Di Kabupaten Tapanuli Tengah, pekerjaan meliputi pengadaan bak arm roll di lokasi huntara dan huntap. Di Kota Sibolga, pekerjaan mencakup pembangunan TPA, pengadaan bak arm roll di Huntap Aek Parombunan, serta optimalisasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Sementara itu, di Kabupaten Tapanuli Utara dilakukan pengadaan bak arm roll. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, pekerjaan meliputi optimalisasi TPA Sipirok dan pengadaan bak arm roll untuk mendukung pelayanan persampahan. (CHI)

Baca Juga: Sekolah Rakyat Tanah Datar Sumatera Barat Segera Tender, Tampung hingga 3.000 Siswa

Oleh:

Share