Home Berita Pembangunan Jalan Perbatasan di Kaltim Dapat Bantuan Dana Loan Rp 4 Triliun

Pembangunan Jalan Perbatasan di Kaltim Dapat Bantuan Dana Loan Rp 4 Triliun

Share

BALIKPAPAN, LINTAS – Pembangunan jalan di wilayah perbatasan Kalimantan Timur terus berlangsung secara masif, dengan rencana bantuan dana Loan sebesar Rp 4 triliun yang akan dialokasikan hingga tahun 2032.

Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek-proyek infrastruktur di daerah tersebut, sehingga tidak ada lagi wilayah yang terisolir.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Perbatasan Kalimantan Timur Mochamad Saktianto, menyatakan bahwa dua ruas jalan utama yang akan mendapatkan bantuan tersebut adalah Long Bagun – Long Pahangai sepanjang 92 km dan Long Pahangai – Batas Provinsi Kalimantan Utara sepanjang 90 km. Masing-masing ruas jalan ini telah diprogramkan untuk menerima dana sebesar Rp 2 triliun.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Perbatasan Kalimantan Timur Mochamad Saktianto. Lintas/Roy Afriansyah

“Insya Allah dengan adanya dana Loan tersebut dapat mempercepat pembangunan di wilayah tersebut, sehingga tidak ada lagi daerah yang terisolir di Kalimantan Timur,” ujar Anto kepada Lintas, Kamis (8/8/2024).

Jalan perbatasan Kaltim terdiri dari dua komponen utama: jalan akses penghubung sepanjang 234,37 km dan jalan paralel perbatasan sepanjang 263,892 km.

Saat ini, akses penghubung dari Tering ke Batas Kabupaten Kubar-Mahulu sepanjang 37 km sedang dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

Peta perbatasan di Kalimantan Timur. Dok/Kaltim

Sementara itu, ruas jalan Batas Kabupaten Kubar-Mahulu ke Long Bagun sepanjang 90 km sedang dalam proses dengan enam paket kegiatan yang berjalan di tahun 2024, dan lima paket lainnya menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan untuk dilelangkan.

Ruas jalan Long Bagun – Long Pahangai sepanjang 92 km juga telah diprogramkan dalam rencana tersebut. Namun, pembangunan jalan paralel perbatasan sepanjang 157 km dari Long Pahangai – Tiong Ohang – Batas Kalimantan Barat masih membutuhkan tambahan anggaran untuk dapat segera diselesaikan.

Anto menegaskan bahwa pemerintah kabupaten dan masyarakat sangat mengharapkan percepatan pembangunan infrastruktur jalan di perbatasan. Hal ini diharapkan dapat mendukung tumbuhnya embrio pusat perekonomian yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Kaltim. (PAH/ROY)

Baca Juga: Jelang HUT Ke-79 Kemerdekaan RI, Proyek Jalan Ring 1 di IKN Capai 95 Persen

Oleh:

Share

ARTIKEL TERKAIT