Home Berita Pasca Kebakaran KMP Batumandi, ASDP Siapkan Posko di Merak dan Bakauheni

Pasca Kebakaran KMP Batumandi, ASDP Siapkan Posko di Merak dan Bakauheni

Share

JAKARTA, LINTAS – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melanjutkan penanganan penumpang KMP Batumandi setelah kebakaran di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Selasa (20/10/2026).

Perusahaan menyiapkan posko koordinasi di Merak dan Bakauheni, memantau kondisi penumpang yang mendapat perawatan medis, serta memfasilitasi pemulangan penumpang yang telah diperbolehkan pulang.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 21.02 WIB. Seluruh penumpang dan awak kapal telah dievakuasi, dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, penanganan setelah evakuasi dilakukan melalui koordinasi dengan petugas gabungan dan instansi terkait.

Prioritas perusahaan saat ini adalah memastikan kebutuhan penumpang terpenuhi serta mengawal tindak lanjut insiden bersama pihak berwenang.

“Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang telah bekerja cepat dan berkoordinasi dalam penanganan di lapangan,” kata Heru.

Sejumlah penumpang mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit KS dan Puskesmas Merak.

ASDP berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk memantau kondisi mereka dan memastikan kebutuhan perawatan terpenuhi.

Menurut Heru, untuk penumpang yang telah diizinkan meninggalkan fasilitas kesehatan, ASDP turut memfasilitasi pemulangan agar mereka dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

Membuka Posko

Selain penanganan penumpang, ASDP membuka posko koordinasi di Merak dan Bakauheni.

Posko tersebut digunakan untuk mendukung koordinasi antarinstansi, memantau kebutuhan penumpang, serta menyampaikan perkembangan informasi berdasarkan data yang telah diverifikasi.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan, perusahaan juga memantau operasional penyeberangan Merak–Bakauheni untuk mengantisipasi dampak insiden terhadap pelayanan.

Penyesuaian operasional, jika diperlukan, akan dikoordinasikan dengan pihak terkait sesuai kondisi di lapangan.

“Kami memahami bahwa kejadian ini turut menjadi perhatian masyarakat dan pengguna jasa. Karena itu, kami memastikan penanganan pascainsiden berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelancaran layanan penyeberangan,” kata Windy.

Ia mengimbau pengguna jasa mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi resmi sebelum melakukan perjalanan.

ASDP menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi berwenang untuk menindaklanjuti insiden tersebut, termasuk memastikan kebutuhan penumpang tertangani dan layanan penyeberangan tetap memperhatikan aspek keselamatan serta keamanan. (CHI)

Oleh:

Share