Home Berita Okabe Gallery, Mal Bahan Bangunan Asal Jepang Hadir di Indonesia

Okabe Gallery, Mal Bahan Bangunan Asal Jepang Hadir di Indonesia

Share

Tangerang Selatan, Lintas – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meresmikan Okabe Gallery di Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (19/5/2023). Okabe Gallery adalah toko bahan bangunan berkonsep mal asal Jepang.

Hadir dalam acara tersebut, antara lain, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso, Presiden Direktur PT Okabe Hardware Premium Indonesia (OHI) Tomokazu Tarui, dan Chairman Okabe Japan Makoto Hirowatari.

Okabe Gallery dimiliki oleh PT OHI. Kehadiran Okabe Gallery bisa memudahkan masyarakat yang ingin membeli bahan bangunan ataupun mencari inspirasi desain bangunannya.

Dalam peresmian tersebut, Zulkifli mengungkapkan, investasi seperti ini menunjukkan kepercayaan negara sahabat terhadap Indonesia. Selain itu, investasi semacam ini juga mampu membuka peluang penyerapan tenaga kerja, meningkatkan daya saing, dan kolaborasi dengan pelaku UMKM.

Dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (19/5/2023), Mendag berharap, investasi PT OHI dapat memberikan kontribusi yang baik, khususnya kepada pembangunan Indonesia. Salah satunya melalui kemitraan dengan UMKM Indonesia.

Menurut Zulkifli, Kemendag terus berupaya meningkatkan daya saing UMKM melalui pengembangan kemitraan antara UMKM dan ritel modern, lokapasar, serta perbankan guna meningkatkan perekonomian nasional.

Nilai Investasi Hampir Rp 400 Miliar

Sementara itu, Vice President Director PT OHI Budi Kho menjelaskan, investasi Okabe hampir mencapai Rp 400 miliar. Jumlah tersebut digunakan untuk membangun Okabe Gallery, berinvestasi, dan merenovasi gedung.

“Nilai investasinya hampir Rp 400 miliar. Ini gedung milik Okabe kita beli Rp 200 miliar. Sisanya investasi lainnya dan renovasi,” jelasnya.

Budi mengklaim, 99 persen tenaga kerja Okabe adalah orang Indonesia. Hal yang sama berlaku untuk merek yang bergabung dengan Okabe Gallery.

“Kita lebih ke hypermarket bahan bangunan ya karena di sini semua kita ada. Di belakang juga kita pasir dan lainnya,” tutupnya. (BAS)

Share

ARTIKEL TERKAIT