Jakarta, Lintas– Anggaran senilai Rp 139 miliar dari APBN digelontorkan untuk meningkatkan kualitas jalan nasional di Sulawesi Tenggara. Pekerjaan itu sudah dimulai Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara sejak 26 April 2021. Serah terima pertama atau PHO sudah dilaksanakan pada 14 Maret 2023.
Dari rilis yang diterima, Sabtu (29/4/2023), disebutkan bertindak sebagai kontraktor pelaksana, yakni PT Yasa Patria Perkasa-Gangking Raya (KSO).
Pekerjaan preservasi jalan Batas Kabupaten Konawe Utara/Konawe-Pohara tersebut meliputi berbagai kegiatan. Jenis pekerjaan itu meliputi rekonstruksi jalan sepanjang 3,2 kilometer (km), pelebaran jalan sepanjang 13,7 km, pelebaran jembatan sepanjang 20,6 meter, pemeliharaan rutin Jalan sepanjang 4,5 km, dan pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 134,8 meter.

Menurut Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sultra Freddy Siagian, tujuan preservasi jalan ini adalah untuk menjaga kemantapan kondisi jalan sehingga memperlancar distribusi logistik.
“Jalan ini sebagai alternatif penghubung Kabupaten Konawe Utara/Konawe-Pohara. Terlebih wilayah Konawe Utara dan Konawe kita kenal memiliki kawasan industri,” kata Freddy.
Pertumbuhan Ekonomi
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dikutip dari rilis, mengatakan peningkatkan kualitas layanan jalan nasional dibutuhkan guna mendukung konektivitas antarpusat pertumbuhan ekonomi serta menjaga kondisi kemantapan jalan terjaga sepanjang waktu.
“Konektivitas antarwilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. Dengan konektivitas yang semakin lancar akan membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut,” kata Menteri Basuki. (HRZ)



















