Home Berita Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat di Mamuju dan Polman untuk 1.680 Siswa

Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat di Mamuju dan Polman untuk 1.680 Siswa

Share

JAKARTA, LINTAS — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Dua sekolah berasrama tersebut dirancang menampung total 1.680 siswa dan dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan serta hunian.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemerintah untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Sekolah rakyat merupakan program utama untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan menyekolahkan adik-adik dari keluarga prasejahtera, mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya dari prasejahtera menjadi sejahtera, sekaligus mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045,” kata Dody dikutip Kamis (8/01/2026).

Pembangunan kedua sekolah tersebut berada di bawah Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, dengan PT Hutama Karya (Persero) sebagai penyedia jasa.

Fasilitas Pendukung

Di Mamuju, Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan 8,03 hektare dengan luas bangunan 40.958 meter persegi. Sekolah ini menjadi lokasi dengan kapasitas terbesar, yakni 1.260 siswa yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA.

Kawasan tersebut juga menyediakan delapan asrama siswa yang terbagi menjadi empat asrama putra dan empat asrama putri.

Fasilitas pendukungnya mencakup rumah susun guru, guest house, masjid, gedung serbaguna, kantin untuk jenjang SD, SMP dan SMA, serta dapur atau kitchen lab.

Sejumlah fasilitas operasional turut disiapkan, antara lain rumah genset atau power house, ground water tank (GWT), tempat pembuangan sementara, gudang perawatan, pos keamanan, lapangan upacara dan dua lapangan basket.

Untuk Keluarga Prasejahtera

Sementara itu, Sekolah Rakyat di Polewali Mandar memiliki kapasitas 420 siswa. Sekolah tersebut dibangun di atas lahan 6,5 hektare dengan luas bangunan 8.749 meter persegi.

Fasilitas di Polewali Mandar antara lain gedung SD, tiga asrama siswa, rumah susun guru, guest house, masjid, kantin, dapur atau kitchen lab dan fasilitas pendukung lainnya. Kawasan sekolah juga dilengkapi dua lapangan basket.

Dengan kapasitas gabungan 1.680 siswa, kedua Sekolah Rakyat tersebut menjadi bagian dari penyediaan infrastruktur pendidikan yang ditujukan untuk memperluas akses layanan dasar bagi keluarga prasejahtera di Sulawesi Barat.

Program ini juga ditempatkan dalam kerangka Visi PU 608, khususnya target pengurangan kemiskinan melalui penyediaan infrastruktur yang mendukung pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (CHI)

Oleh:

Share