MANOKWARI, LINTAS – Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) paket Pembangunan Jalan Baru Andai-Maripi-Warmare-SP 1—dengan panjang 7 kilometer—dikebut agar selesai tepat waktu, yakni pada akhir Desember 2023.
Demikian disampaikan Anggiat Adi Gunawan Napitupulu, SST, PPK 1.3 Provinsi Papua Barat, saat bersama Lintas meninjau langsung pelaksanaan pembangunan jalan baru tersebut, Rabu (15/11/2023).
”Praktis, kami hanya punya waktu 4 bulan, dihitung sejak terkontrak pada Agustus 2023. Sementara target selesai Desember 2023. Jadi, kami bersepakat dengan penyedia jasa (kontraktor) untuk mengerjakannya dari dua arah dan nantinya bertemu di tengah,” ujar Anggiat.

Dijelaskan Anggiat, dari arah Andai ada grup pekerja sendiri dengan satu set alat berat sendiri. Sementara dari arah Warmare, ada juga satu grup sendiri. “Jika tidak begitu, khawatir tidak akan selesai tepat waktu,” kata Anggiat.
Selain itu, untuk mempercepat pengerjaan dilakukan penambahan jam kerja, yakni pekerjaan dimulai pukul 7 pagi sampai berakhir pada pukul 23 malam. Termasuk juga pada hari Sabtu tetap bekerja,” ujarnya.
Pemantauan Lintas, jalan baru ini dibuka di tengah-tengah hutan. Hal itu terlihat padatnya vegetasi di kanan-kiri jalan ini.
Hal Ulayat
Dijelaskan Anggiat, dari panjang jalan yang dibuka baru sepanjang 7 km ini pekerjaan aspal sepanjang 5 km, timbunan pilihan 2 km.
Dalam mengerjakan paket ini, Anggiat mengaku ada sejumlah hambatan. Pertama, membuka jalan baru agak sulit karena melewati kontur lokasi yang banyak bukit dan gunung. Kedua, cuaca yang memasuki musim hujan. Sementara ketiga terkait hambatan sosial, terutama soal hak ulayat.

Meskipun begitu, kata Anggiat, persoalan terkait hak ulayat ini, dari awal Bupati Manokwari mengawal pembangunan jalan ini termasuk juga mengatasi masalah ulayat dan tanah masyarakat.
“Bupati kooperatif sekali sampai mengadakan dua kali upacara adat di Andai dan juga di Warmare sehingga permasalahan lahan aman,” katanya.
Setelah jalan ini diaspal semua, aset akan diserahterimakan kepada pemerintahan Kabupaten Manokwari karena ini masuk jalan kabupaten.
Manfaat Pembangunan
Menurut Anggiat, pembangunan jalan ini, ini cukup membantu masyarakat, dari Manokwari ke Prafi, terutama terkait waktu tempuh dan menjadi lebih dekat.
“Jalan ini juga membuka akses untuk perkampungan Warmare dan ada beberapa kampung sehingga memudahkan akses masyarakat di sekitar jalan,” kata Anggiat.
Biasanya, masyarakat lewat Maruni dari Warmare baru sampai ke Andai. “Dengan adanya jalan ini dipastikan akan mempersingkat waktu tempuh karena memotong jalan langsung tembus dari Andai tembus ke Warmare tempat kita nanti.
Pengerjaan paket ini hanya sebatas menangani jalannya. Untuk empat sungai atau lintasan basah akan diprogramkan pada tahun berikutnya, mungkin bisa direncanakan jembatan.
“Menurut rencana, sungai atau empat lintasan basah yang ada paket ini tidak ditangani oleh PPK 1.3,” kata Anggiat. Anggiat berharap, kiranya tahun depan bisa dilanjutkan penanganan aspal yang sisa dua kilomentter serta penanganan lintasan basahnya, entah itu jembatan atau box cluvert. (HRZ/DPR)



















