Home Berita KAI Tindaklanjuti Rekomendasi KNKT Usai Insiden Kereta di Bekasi Timur

KAI Tindaklanjuti Rekomendasi KNKT Usai Insiden Kereta di Bekasi Timur

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan kooperatif dalam proses investigasi keselamatan yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait insiden KA Argo Bromo Anggrek dan KA 5568A Commuter Line di Bekasi Timur.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, KAI menghargai proses investigasi KNKT yang dilakukan secara independen dan komprehensif. 

Hasil serta rekomendasi investigasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan perusahaan.

“KAI sangat kooperatif dalam setiap proses investigasi keselamatan yang dilakukan KNKT. Kami menerima rekomendasi yang disampaikan sebagai bahan evaluasi yang harus ditindaklanjuti secara serius. Keselamatan penumpang dan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab yang tidak bisa ditawar,” kata Anne dikutip Rabu (30/9/2026).

Percepatan Penanganan

Selama proses investigasi berlangsung, KAI telah melakukan sejumlah langkah antisipasi keselamatan. Di antaranya percepatan penanganan perlintasan sebidang melalui koordinasi dengan pihak terkait, pemberlakuan pembatasan operasi (BLB) di wilayah Bekasi, serta koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan terkait aspek prasarana.

KNKT telah menyampaikan rekomendasi keselamatan berdasarkan hasil investigasi dan analisis. KAI akan menindaklanjutinya melalui evaluasi dan penyempurnaan pada aspek yang menjadi kewenangan perusahaan.

“Kami tidak ingin evaluasi berhenti sebagai dokumen. Rekomendasi KNKT harus diterjemahkan menjadi perbaikan di lapangan, baik pada prosedur, kesiapan sumber daya manusia, maupun koordinasi antar pihak, termasuk edukasi meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan di perlintasan sebidang,” kata Anne.

Prosedur Keselamatan

KAI juga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan prosedur keselamatan, memastikan kesiapan petugas, serta mengevaluasi sistem dan proses operasional secara berkala. Setiap temuan akan menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan operasional.

“Kami memahami bahwa di balik setiap perjalanan kereta api ada kepercayaan masyarakat yang harus kami jaga. Karena itu, setiap evaluasi harus berujung pada perbaikan. KAI berkomitmen terus belajar, memperbaiki, dan memastikan perjalanan kereta api semakin aman dan andal,” tutur Anne.

KAI menyatakan akan terus menjalankan rekomendasi keselamatan sesuai kewenangan perusahaan serta berkoordinasi dengan regulator dan seluruh pemangku kepentingan. (CHI) 

Oleh:

Share