Home Berita Bandara Nusantara Dikelola Komersial, Termasuk Layanan Haji dan Umrah

Bandara Nusantara Dikelola Komersial, Termasuk Layanan Haji dan Umrah

Share

JAKARTA, LINTAS — Presiden Jokowi memutuskan untuk menjadikan Bandara Nusantara menjadi bandara komersial, termasuk melayani penerbangan jemaat haji dan umrah. Kementerian Perhubungan segera melaksanakan kebijakan ini setelah peraturan presiden dikeluarkan.

“Bandara yang sering dikenal dengan bandara VVIP akan diubah menjadi bandara komersial, commercial airport, untuk umum, bisa untuk haji, untuk umrah, dan untuk yang lain-lainnya. Kapasitasnya diharapkan sampai 7 juta penumpang per tahun,” kata Jokowi sesaat setelah mendarat pertama sekali di Bandara Nusantara, Selasa (24/9/2024).

Sinyal perubahan peruntukan Bandara Nusantara ini juga disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR pada, Jumat (20/9/2024).

Bandara Nusantara di IKN memiliki landasan pacu sepanjang 3.000 meter memungkinkan pesawat-pesawat besar, seperti Boeing 777, untuk bisa mendarat di Bandara Nusantara. Dengan fasilitas ini, Bandara Nusantara diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih baik untuk masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur.

Peningkatan Kapasitas

Namun, dikatakan Budi, sebelum bandara ini dapat melayani penerbangan umum, termasuk haji dan umrah, diperlukan peningkatan kapasitas terminal dan peraturan presiden (perpres) sebagai dasar hukum. Saat ini, terminal Bandara IKN hanya mampu menampung dan melayani 10-15 penerbangan per hari.

Karena melakukan pendaratan pertama sekali, pesawat kepresidenan disambut dengan water salut, yakni disiram air dari dua sisi sehingga menyerupai setengah lingkaran. | Dok. Presidenri.go.id

Dengan dibukanya Bandara Nusantara untuk penerbangan internasional diharapkan dapat mendukung perkembangan Ibu Kota Nusantara dan memberikan alternatif bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji dan umrah dan IKN bisa terhubung secara global.

Menurut rencana, bandara ini akan mulai beroperasi penuh secara komersial pada Desember 2024 dan mampu melayani pesawat berbadan besar, seperti Boeing 777-300ER dan Airbus A380 dan lainnya. 

Selain itu, bandara ini juga diharapkan mendapatkan sertifikasi internasional dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau International Civil Aviation Organization (ICAO).

Sementara itu, terkait pembiayaan dan pengelolaan, pemerintah juga berencana untuk menggandeng investor asing melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) guna mempercepat pengembangan bandara ini. 

Budi Karya berharap, dengan persiapan yang matang, Bandara Nusantara diharapkan menjadi pusat transportasi udara internasional yang baru, mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Kalimantan Timur.

Tidak dimungkiri, dengan Bandara Nusantara menjadi bandara internasional diperkirakan akan membawa dampak signifikan terhadap bandara lain di wilayah tersebut, terutama Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan di Balikpapan.

Uji Coba

Sebelum pesawat Kepresidenan melakukan pendaratan pada Selasa, TNI Angkatan Udara (AU) berhasil melakukan uji coba lepas landas dan pendaratan di Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Hal ini dilakukan untuk memastikan segala sesuatunya aman sebelum pesawat Presiden mendarat. Uji coba ini melibatkan tiga tipe pesawat, yaitu Casa 212, CN 295, dan Hercules C130. Pada, Jumat (20/9/2024).

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M Tonny Harjono menyatakan bahwa uji coba penerbangan ini berjalan dengan lancar dan tanpa adanya kendala. 

“Kegiatan berjalan dengan lancar melalui pendaratan yang dilaksanakan secara sempurna,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma Ardi Syahri.

Marsma Ardi Syahri juga mengatakan bahwa uji coba pertama dilakukan pada hari Sabtu, 14 September 2024. pada uji coba ini menggunakan pesawat Casa 212/A-2104, lalu diikuti oleh uji coba dengan pesawat CN 295/A-2905 pada esok harinya, 15 September 2024. Puncaknya, pada 20 September 2024, pesawat Hercules C130/A-1338 berhasil mendarat mulus di landasan pacu Bandara IKN.

“Uji coba ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan operasionalisasi Bandara IKN yang dirancang untuk melayani penerbangan internasional dan domestik,” tambah Ardi Syahri dikutip Kompas.com. (BSP)

Baca Juga: Mendahului IKN, Pembangunan Kota Baru Lampung Perlu Dituntaskan 

Share

ARTIKEL TERKAIT