Home Berita 22 Pelabuhan ASDP Sudah Memberlakukan Penjualan Tiket Lewat Ferizy

22 Pelabuhan ASDP Sudah Memberlakukan Penjualan Tiket Lewat Ferizy

Share

JAKARTA, LINTAS — PT ASDP Indonesia Ferry telah memiliki 22 pelabuhan yang memberlakukan penjualan tiket secara online lewat Ferizy.

Dilansir web ASDP, dua pelabuhan terakhir yang menerapkan reservasi tiket online berbasis web melalui trip.ferizy.com yakni Galala dan Namlea, mulai Jumat (23/2)/2024.

Pelabuhan di Ambon, Maluku, ini menyusul 20 pelabuhan yang telah sukses menerapkan penjualan tiket online berbasis web pada tahun 2023.

Pelabuhan Galala dan Pelabuhan Namlea menjadi dua pelabuhan perdana yang menerapkan digitalisasi tiket pada tahun 2024.

Penerapan pembelian tiket online berbasis web ini mengacu kepada Regulasi Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 25 Tahun 2016 tentang Daftar Penumpang dan Kendaraan Angkutan Penyeberangan.

Lalu, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 28 Tahun 2016 tentang Kewajiban Penumpang Angkutan Penyeberangan Memiliki Tiket, serta Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 19 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Tiket Angkutan Penyeberangan Secara Elektronik.

Menurut data ASDP, total penumpang yang menyeberang di lintas Galala-Namlea (pp) pada 2023 sebanyak 89.314 orang.

Lalu, total kendaraan yang menyeberang sebanyak 25.706 unit dengan rincian kendaraan roda 2 sebanyak 17.742 unit dan kendaraan roda 4 atau lebih sebanyak 7.964 unit.

Menilik jumlah penumpang yang hampir 100.000 orang, digitalisasi ini akan berdampak pada percepatan proses customer handling, meminimalisir potensi kepadatan di pelabuhan melalui penerapan kuota penumpang, serta data manifest yang lebih akurat.

Sebelumnya, 20 pelabuhan yang telah menerapkan sistem reservasi online lewat Ferizy yakni Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Lembar, Padangbai, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Jepara, Karimunjawa, Ujung, Kamal, Pototano, Kayangan, Tanjung Kalian, Pagimana, dan Gorontalo.

Aplikasi Ferizy milik ASDP. | Dok. ASDP

Dukung Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan akselerasi transformasi digital ini merupakan wujud kepatuhan ASDP kepada regulasi yang berlaku.

Hal ini juga sebagai kontribusi ASDP dalam memperlancar konektivitas antarwilayah, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Reservasi tiket online di Pelabuhan Galala dan Namlea di Ambon telah go live dan berlaku resmi pada Jumat (23/2/2024). Kami harap dengan diterapkannya reservasi tiket online ini semakin memudahkan mobilisasi masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah, khususnya di kawasan Timur,” jelas Shelvy.

Untuk pembayaran e-tiket, lanjutnya, dapat menggunakan metode pembayaran seperti virtual account Bank BRI, Mandiri, BNI, BCA, Permata Bank, Maybank, BSI, Danamon, CIMB Niaga, BTPN, Bank Maspion, BTN, dan Pospay.

Pembayaran juga dapat dilakukan melalui e-wallet linkAja, shopee pay, blu BCA digital, OVO, dan Dana. Dengan beragam pilihan metode pembayaran, pengguna jasa akan lebih leluasa dalam melakukan pembayaran sesuai dengan bank atau pun e-wallet yang dimiliki. (EDW)

Baca Juga: Hasil Transformasi Digital ASDP: Pengguna Ferizy Mencapai 1,8 Juta

Share