JAKARTA, LINTAS — Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Australian Independent School (AIS) Nusantara pada Rabu (25/9/2024).
Peletakan batu pertama ini ditandai dengan penekanan tombol oleh Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi mengatakan, AIS Nusantara akan menjadi sekolah bertaraf internasional di IKN.
AIS Nusantara dibangun di atas lahan seluas 7.900 meter persegi dengan kapasitas tampung sebanyak 750 siswa.
Adapun jenjang pendidikan yang ditawarkan mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas (SMA).
“Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita akan kembali melakukan groundbreaking untuk pembangunan sekolah internasional di Ibu Kota Nusantara, Australia Independent School Nusantara,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya dikutip dari siaran langsung di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Presiden Jokowi menjelaskan, AIS Nusantara akan menyediakan fasilitas lengkap. “Tadi disampaikan bahwa fasilitas yang akan dibangun lengkap, berstandar internasional, ruang belajar standar internasional, dilengkapi berbagai fasilitas, seperti mini soccer, lapangan tenis, lapangan bulu tangkis, voli, kolam renang, dan auditorium berkapasitas 250 orang,” ujarnya.
Pembangunan sekolah AIS Nusantara merupakan bukti keseriusan pemerintah menyediakan fasilitas pendukung bertaraf internasional bagi warga IKN.
Jokowi menilai kehadiran lembaga pendidikan ini akan memberikan pilihan tambahan bagi masyarakat yang akan tinggal di IKN, terutama ASN, dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka.
“Saya berharap AIS dapat betul-betul menyelenggarakan pendidikan berkelas dunia di IKN ini, mempromosikan pendidikan global berkelas tinggi di Nusantara dan memberikan pilihan pendidikan yang bermutu bagi warga di Ibu Kota Nusantara yang berasal dari berbagai daerah, berasal dari berbagai negara dan berbagai latar belakang,” ujar Presiden.
Investor Asing Perdana di IKN
Sebagai informasi, sebelumnya, Plt. Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Raja Juli Antoni mengatakan bahwa pada groundbreaking di September 2024, ada dua investor asing perdana yang masuk ke proyek IKN, yakni negara China dan Australia. Total investasi dari kedua investor tersebut diperkirakan mencapai Rp 650 miliar.
Raja Juli juga menerangkan bahwa salah satu perusahaan asal China yang akan berinvestasi ke IKN adalah Delonix Group, yang akan membangun mall, hotel, hingga apartemen dengan nilai investasi sekitar Rp 500 miliar.

Sementara, perusahaan Australia berinvestasi melalui AIS Nusantara untuk membangun lembaga pendidikan dengan nilai investasi Rp 150 miliar.
“Kalau Pak Presiden datang ke IKN nanti (melakukan groundbreaking), sudah kita siapkan ada 2 investor asing. Dari China Rp 500 miliar dan ada Australia Rp 150 miliar,” ujar Raja Juli di Kompleks DPR RI, Senin (9/9/2024), dikutip dari Idxchannel.com.
Sejauh ini, AIS merupakan investor asing perdana yang melakukan groundbreaking di Ibu Kota Nusantara. Sekolah ini telah berkiprah selama 28 tahun di bidang pendidikan. (MSH)

























