JAKARTA, LINTAS — Sebanyak 300 mahasiswa baru dikukuhkan melalui Sidang Terbuka Senat Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik PU Tahun Akademik 2024/2025.
Mahasiswa baru yang dikukuhkan ini merupakan angkatan ke-6 lembaga pendidikan tersebut dan diharapkan akan menjadi kader bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas pada 2045.
“Selamat berjuang menempuh pendidikan di Politeknik PU, hari ini menjadi penanda bagi kalian semua untuk memulai upaya-upaya besar, ikhtiar-ikhtiar besar untuk mewujudkan mimpi. Bukan hanya mimpi kalian, tapi juga mimpi seluruh keluarga besar yang memungkinkan kalian disini, dan juga mimpi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah.

Zainal menerangkan, berdasarkan kajian Kementerian PUPR, setiap kenaikan anggaran infrastruktur sebesar Rp 1 Triliun dibutuhkan 14.000 tenaga konstruksi.
Karena itu, dengan pagu anggaran Kementerian PUPR yang rata-rata lebih dari Rp 100 Triliun setiap tahun, kebutuhan jumlah tenaga konstruksi yang berkualitas masih sangat besar.

“Untuk menjawab tantangan mendapatkan generasi unggul, Kementerian PUPR mendirikan Politeknik PU dengan tujuan meningkatkan pendidikan vokasional yang diharapkan dapat menghasilkan SDM bidang PUPR yang berkualitas,” kata Zainal Fatah.
Peralatan Mutakhir
Mahasiswa baru diharapkan agar terus belajar dan berinovasi dalam era digital ini. Para mahasiswa baru agar dapat menjadi bagian dari solosi bukan bagian dari masalah.
“Ketika nanti kalian lulus sebagai Penata Madya Level 5 di Bidang Konstruksi, diharapkan tidak lagi hanya bisa menyampaikan ‘saya sudah belajar tentang bangunan air, bangunan gedung, maupun jalan atau jembatan’, melainkan, saya sudah bisa membangun jalan, saluran irigasi, rumah susun, dan sarana ke-PU-an lainnya,” kata Zainal.

Direktur Politeknik PU Brawijaya juga berharap, mahasiswa baru Politeknik PU dapat memanfaatkan segala fasilitas dan program yang telah disediakan. Terlebih, para mahasiswa juga dibekali dengan berbagai metode dan peralatan mutakhir di dunia konstruksi, seperti Building Information Modelling (BIM) , penggunaan Terrestrial Laser Scanner, dan Geographic Information System (GIS).
“Selamat datang dan selamat belajar di Politeknik PU. Semoga upaya kita semua dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tandas Brawijaya. (*/HRZ)
Baca Juga: Menteri PUPR Tinjau Gedung Baru Politeknik PU Semarang






















