Home Berita Naik MRT Kini Bisa Bayar Pakai YUP, Permudah Penumpang Milenial

Naik MRT Kini Bisa Bayar Pakai YUP, Permudah Penumpang Milenial

Share

JAKARTA, LINTAS – PT MRT Jakarta (Perseroda) resmi meluncurkan sistem pembayaran digital hasil kolaborasi dengan platform keuangan digital YUP pada Jumat (24/10/2025) di Stasiun MRT Bundaran HI.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan kemudahan dan kenyamanan bagi penumpang, khususnya kalangan muda dan pekerja urban yang mengandalkan transportasi publik dalam aktivitas sehari-hari.

President of YUP, Elok Wahyuni, mengatakan bahwa kolaborasi ini berawal dari kesamaan visi antara YUP dan MRT Jakarta dalam mendorong gaya hidup digital di sektor transportasi publik.

“MRT adalah salah satu moda transportasi publik yang paling diminati, terutama oleh kaum milenial. Karena itu, kami melihat MRT sebagai mitra yang tepat untuk menghadirkan kemudahan transaksi bagi pengguna kami,” ujar Elok.

Menurutnya, proses kerja sama dengan MRT berlangsung cepat—kurang dari satu tahun—hingga akhirnya resmi diluncurkan hari ini.

Tim YUP dan MRT Jakarta.|Dok/PT MRT Jakarta

“Kita mulai di awal tahun, dan hari ini akhirnya ‘lahir’ juga. Prosesnya sekitar sembilan bulan, seperti orang melahirkan. Tim MRT gercep banget,” tambahnya.

Dorong Inklusivitas Sistem Pembayaran Digital

Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad Mahfud, menambahkan bahwa digitalisasi pembayaran merupakan bagian dari pilar bisnis MRT yang berfokus pada pengembangan digital business.

“Kami ingin membangun sistem pembayaran yang inklusif di MRT. Artinya, siapa pun bisa berpartisipasi di dalamnya, dan sistem ini bisa terhubung dengan berbagai ekosistem digital lain,” jelas Farchad.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa inklusivitas ini bertujuan agar sistem pembayaran tiket MRT bisa semakin cepat, efisien, dan terintegrasi dengan berbagai layanan lain seperti e-commerce, perjalanan, hingga hiburan.

“Penumpang bisa menikmati kenyamanan yang lebih besar. Mau beli tiket, belanja, atau merencanakan perjalanan—semuanya bisa dilakukan dari satu platform. Ini bagian dari hospitality MRT untuk meningkatkan pengalaman pengguna,” ujarnya.

Mengenai target penumpang, Farchad menegaskan bahwa kolaborasi dengan YUP tidak berfokus pada peningkatan jumlah pengguna secara langsung.

“Yang kami dorong adalah kenyamanan dan loyalitas penumpang. Tapi tentu, jika pengguna YUP bertambah dan merasa nyaman, itu akan berdampak positif pada penggunaan MRT juga,” imbuhnya.

MRT Jakarta. |Dok/MRT Jakarta

Buka Peluang Kolaborasi Digital Lebih Luas

Farchad juga menyebut bahwa MRT Jakarta terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi digital di masa mendatang. Saat ini, beberapa kerja sama serupa sudah masuk dalam pipeline hingga akhir tahun 2025.

“Kami selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin berkolaborasi. Prinsip kami adalah inklusif, bukan eksklusif. Setiap mitra pasti punya keunikan tersendiri, seperti YUP yang membawa fitur menarik untuk e-commerce dan travelling,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi digital seperti ini sering kali memunculkan inovasi baru bagi MRT maupun mitra.

Baca Juga: Kemenhub Gelar Program Mudik Gratis Nataru 2025/2026

“Bisa saja nanti kami dan YUP mengembangkan sistem pembayaran yang terintegrasi dengan destinasi wisata di Jakarta. Kenapa tidak? Yang penting bagi kami adalah interoperability dan speed—dua hal utama dalam pengembangan layanan digital MRT,” kata Farchad. (CHI)

Oleh:

Share