JAKARTA, LINTAS — Untuk meningkatkan efisiensi penumpang di area gerbang, KCIC secara terus-menerus melakukan berbagai upaya sosialisasi, salah satunya adalah terkait aturan penggunaan tiket fisik dan QR Code.
Penumpang yang sudah membeli tiket Whoosh melalui aplikasi dan situs web akan diberikan QR Code Tiket yang bisa digunakan untuk membuka gerbang dan melanjutkan perjalanan menuju peron.
Dilansir dari laman resmi KCIC pada Selasa (31/10/2023), penumpang yang telah memperoleh QR Code Tiket tidak perlu lagi antri di mesin Tiket untuk mencetak tiket fisik. Mereka dapat segera menuju area ruang tunggu dan melakukan proses boarding sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menyatakan bahwa untuk penumpang yang masih memerlukan tiket fisik, mereka dapat mencetaknya melalui Ticket Vending Machine di stasiun.
“Namun, penting untuk diingat bahwa setelah mencetak tiket fisik, QR Code tiket yang dimiliki tidak dapat digunakan lagi secara otomatis karena sistem telah mengenali tiket fisik tersebut. Oleh karena itu, penumpang harus menggunakan tiket fisik yang telah mereka cetak saat melewati gerbang.” Kata Dwiyana.
Untuk pembelian tiket Kereta Cepat Whoosh secara daring, Anda dapat melakukannya melalui aplikasi Whoosh Kereta Cepat, Access by KAI, Livin by Mandiri, dan situs web ticket.kcic.co.id. Setelah menyelesaikan transaksi, QR Code Tiket akan tersedia dalam e-mail atau dapat ditemukan di menu tiket pada aplikasi Whoosh.

“Dengan menggunakan QR Code Tiket, penumpang tidak perlu lagi khawatir kehilangan tiket fisik yang dibutuhkan untuk gate in dan gate out di stasiun atau terburu-buru untuk hadir di stasiun untuk melakukan pencetakan tiket. Cukup pindai (scan) QR Code Tiket pada gate, dan gate akan langsung terbuka dalam hitungan detik,” ujar Dwiyana.
Memindai Tiket
Penumpang dapat melakukan boarding paling cepat waktu 30 menit hingga 5 menit sebelum jadwal keberangkatan. Jika sudah diizinkan, penumpang dapat langsung mengantre untuk melakukan gate in dengan mengarahkan QR Code Tiket pada mesin pemindai yang terpasang di gate.
Hal hal yang harus diperhatikan saat melakukan pemindaian QR Code tiket yakni, Pastikan tiket yang akan discan sesuai dengan jadwal boarding Whoosh. Pastikan penumpang melakukan pindaian tiket sesuai dengan nama yang tertera pada tiket. Kemudian, pastikan kecerahan pada layar ponsel jangan sampai terlalu gelap. Seluruh area QR Code terlihat dengan jelas saat pemindaian.
Hal yang paling penting adalah gawai Anda mesti dalam kondisi bersinyal saat memindai QR Code Tiket.
Bagi pengguna tiket fisik, penumpang hanya perlu memasukkan tiket ke dalam slot pada gerbang ketika lampu berwarna hijau. Jika sesuai, tiket akan keluar dari slot yang berbeda. Setelah penumpang mengambil tiket tersebut, gerbang akan secara otomatis terbuka.
“KCIC mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah memilih kereta cepat Whoosh sebagai moda transportasi untuk menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Bandung ataupun sebaliknya,” kata Dwiyana. (MDF)
Baca Juga: KCIC Pastikan Akurasi Sinyal Kereta Cepat Jakarta-Bandung



















