Home Berita Longsor Bandung Barat, Kementerian PU Siagakan Alat Berat dan Air Bersih

Longsor Bandung Barat, Kementerian PU Siagakan Alat Berat dan Air Bersih

Share

JAKRTA, LINTAS — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan personel, peralatan berat dan sarana pendukung guna mempercepat penanganan darurat di lokasi terdampak longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menginstruksikan seluruh balai teknis di wilayah Jawa Barat untuk memberikan respons cepat dan terkoordinasi dalam penanganan bencana tersebut.

“Kementerian PU telah menurunkan tim personel untuk melakukan respons darurat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung komando penanganan darurat yang dipimpin pemerintah daerah,” ujar Dody dalam keterangan yang dikutip MInggu 25/1/2026).

Alat Berat ke Lokasi Longsoran

Sebagai dukungan di lapangan, Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat telah mengerahkan alat berat ke lokasi longsoran di Cisarua. Saat ini, tiga unit excavator PC 75 telah disiagakan di lapangan, sementara dua unit excavator PC 75 lainnya tengah dimobilisasi menyusul.

Dukungan alat berat juga diberikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum serta BBWS Cimanuk Cisanggarung dengan masing-masing mengerahkan satu unit excavator PC 55 dari wilayah Subang dan Cirebon.

Sejumlah alat berat lainnya masih dalam status siaga sambil menunggu arahan lanjutan dari BPBD dan Basarnas, mengingat kondisi tanah di lokasi kejadian masih labil dan basah. Untuk sementara, proses pencarian korban masih dilakukan secara manual oleh tim gabungan guna menghindari risiko longsor susulan.

Penyediaan Air Bersih

Selain pengerahan alat berat, Kementerian PU juga memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar bagi pengungsi. Melalui Tim Tanggap Darurat Air dan Sanitasi (TARAT) Cipta Karya Jawa Barat, Kementerian PU telah berada di lokasi pengungsian untuk melakukan koordinasi terkait penyediaan sarana air bersih dan sanitasi.

Untuk mendukung kebutuhan pengungsi, Kementerian PU menyiapkan pengiriman dua unit hidran umum (HU) berkapasitas 2.000 liter, dua unit toilet portable, serta satu unit mobil tangki air berkapasitas 4.000 liter yang akan segera dikirim ke lokasi.

Bencana tanah longsor ini terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandung Barat. Lokasi terdampak berada di Kampung Pasirkuning RT 05/11 dan Kampung Pasirkuda RT 01/10, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Kementerian PU menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung tahap tanggap darurat, serta berperan aktif dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana agar infrastruktur dapat kembali berfungsi dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. (*/CHI)

Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Lokasi Longsor di Bandung Barat, Pemkab Tetapkan Status Darurat Bencana

Oleh:

Share