Home Berita KAI Properti Rampungkan Penggantian Jaringan Listrik KRL Jabodetabek

KAI Properti Rampungkan Penggantian Jaringan Listrik KRL Jabodetabek

Share

JAKARTA, LINTAS – KAI Properti telah menyelesaikan penggantian 180 insulator pada jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) di sejumlah jalur Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek. Pekerjaan ini menjadi bagian dari pemeliharaan infrastruktur elektrifikasi untuk mendukung keandalan operasional kereta.

Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan pemeliharaan jaringan dan penggantian komponen perlu dilakukan secara berkala agar infrastruktur elektrifikasi tetap dalam kondisi yang mendukung operasional KRL.

“Layanan KRL yang digunakan masyarakat setiap hari membutuhkan dukungan infrastruktur yang terpelihara dengan baik. Karena itu, pemeriksaan jaringan dan penggantian komponen yang telah mencapai masa pakai perlu dilakukan sesuai kebutuhan,” kata Bramantya dalam keterangannya yang dikutip Jumat (23/10/2026).

Penggantian 180 insulator tersebut mencakup sejumlah petak jalur, yakni Cikoya–Maja, emplasemen Maja, Daru–Tenjo, Pondok Ranji–Jurangmangu, Sudimara–Rawabuntu, Tanah Abang–Palmerah, Angke–Kampung Bandan, Buaran–Klender Baru, Cawang–Duren Kalibata, Lenteng Agung–Universitas Pancasila, Universitas Pancasila–Universitas Indonesia, serta Citayam–Bogor.

Insulator merupakan komponen yang berfungsi sebagai penyekat antara penghantar listrik dan struktur pendukungnya. Kondisi insulator perlu dijaga untuk mendukung keamanan sistem kelistrikan dan keandalan jaringan LAA yang memasok energi listrik bagi perjalanan KRL.

Baca Juga: Tol Pasuruan–Probolinggo Diuji Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur

Selain mengganti komponen, KAI Properti melakukan pemeliharaan rutin terhadap jaringan LAA sepanjang 513,926 kilometer di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta. Kegiatan ini mencakup 15 resor dengan dukungan 78 pekerja.

Pemeliharaan meliputi pemeriksaan kondisi jaringan, perbaikan komponen pendukung, serta penyediaan material sesuai kebutuhan di lapangan. Kegiatan dilaksanakan setiap hari sepanjang tahun dengan menyesuaikan jadwal operasional KRL.

Pantau Kondisi Jaringan

Pemeriksaan jaringan dilakukan pada siang hari, sedangkan pekerjaan perbaikan dilaksanakan pada malam hari setelah layanan KRL selesai beroperasi. Pengaturan waktu tersebut memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja dan kelancaran perjalanan kereta.

Adapun 15 resor yang menjadi cakupan pemeliharaan meliputi Rangkasbitung, Parung Panjang, Serpong, Tanah Abang, Duri, Jakarta Kota, Pasar Senen, Basoetta, Manggarai, Jatinegara, Cikarang, Pasar Minggu, Depok, Bogor, dan Nambo.

Bramantya menjelaskan, penyelesaian penggantian insulator perlu diikuti pemeriksaan berkala untuk memantau kondisi jaringan dan mengidentifikasi komponen yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Pemeliharaan infrastruktur elektrifikasi merupakan pekerjaan berkelanjutan. Setelah penggantian komponen selesai, pemeriksaan rutin tetap diperlukan untuk memantau kondisi jaringan dan menentukan tindak lanjut sesuai temuan di lapangan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan standar teknis dan keselamatan,” tuturnya.

Kebutuhan pemeliharaan infrastruktur tersebut sejalan dengan tingginya penggunaan layanan Commuter Line Jabodetabek. Sepanjang Januari–September 2026, layanan ini mencatat 270.891.261 pelanggan, naik 6,02 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 255.520.949 pelanggan. (CHI)

Baca Juga: TransNusa Buka Rute Melbourne–Bali, Ini Jadwal Penerbangannya

Oleh:

Share