JAKARTA, LINTAS — Pemerintah mengerahkan ratusan aparatur sipil negara ke wilayah terdampak bencana di Sumatera. Di Kota Padang, CPNS Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terlibat langsung memasok air bersih bagi warga yang terdampak banjir bandang dan longsor.
Sebanyak 402 CPNS dan PNS Kementerian PU ditugaskan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di Padang, tim CPNS membantu penyediaan air minum berkapasitas 0,5 liter per detik di Kelurahan Melati, Gunung Sariak III, Kecamatan Kuranji. Layanan ini menjangkau sekitar 250 warga.

Menteri PU Dody Hanggodo, dalam keterangan tertulis, menilai keterlibatan CPNS menjadi bagian penting percepatan pemulihan. “Ini wujud nyata pengabdian insan PU. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga hadir dan membangun kembali dengan lebih baik atau build back better pascabencana,” kata Dody.
Selain itu, sukarelawan CPNS dan PNS memperkuat tim teknis di lapangan. Mereka bekerja bersama pemerintah daerah dan balai teknis sejak masa tanggap darurat hingga persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Di Sumatera Barat, sebanyak 67 sukarelawan dibagi ke empat bidang. Bidang Cipta Karya fokus penyaluran air bersih. Bidang Prasarana Strategis melakukan survei rehabilitasi. Sementara itu, Bidang Sumber Daya Air menangani desain darurat dan survei sungai dengan drone, serta Bidang Bina Marga menangani jalan dan jembatan.
Adapun di Aceh dikerahkan 234 sukarelawan dan di Sumatera Utara 101 sukarelawan, disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Seluruh personel merupakan tenaga teknis dengan kompetensi pekerjaan umum.
Dengan komposisi tersebut, Kementerian PU menargetkan penanganan bencana berjalan terpadu, cepat, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. (HRZ)
Baca Juga: Pasok Air Bersih RSUD Aceh Tamiang, PU Percepat Perbaikan SPAM Karang Baru





