Home Berita BUJT Sebut Pembangunan Jalan ke Stasiun Kereta Cepat Karawang Dalam Tahap Pembahasan

BUJT Sebut Pembangunan Jalan ke Stasiun Kereta Cepat Karawang Dalam Tahap Pembahasan

Share

JAKARTA, LINTAS – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan bahwa rencana pembangunan jalan akses Stasiun Kereta Cepat Karawang masih dalam tahap pembahasan.

“Pembangunan akses jalan dari exit tol menuju stasiun kereta cepat masih dalam kajian. BPJT mendukung penuh proyek ini selama aspek operasional dan pembiayaan sudah jelas,” ujar Anggota BPJT Unsur Masyarakat, Tulus Abadi, usai menghadiri agenda Bedah Buku IJD: Jalan Keadilan Sosial untuk Indonesia, di Hotel Ambhara, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Tulus menjelaskan bahwa keberadaan akses tersebut akan berdampak pada pengguna jalan tol dan operator jalan tol (BUJT). Jika BUJT tidak mendapatkan kompensasi yang sesuai, maka mereka bisa mengalami kerugian karena perubahan dalam rencana bisnis jalan tol.

“Awalnya tidak ada akses langsung ke stasiun, kini dengan adanya rencana tersebut, ada perubahan arus kendaraan yang bisa berdampak pada pendapatan BUJT,” tambahnya.

Selain itu, aspek tarif akses juga perlu diperhitungkan karena pengguna tol yang ingin menuju Stasiun Kereta Cepat Karawang akan dikenakan biaya tambahan.

Peninjauan Lahan

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, bersama Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, telah melakukan peninjauan langsung ke lahan yang akan digunakan sebagai jalan akses ke Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Karawang. Nusron menegaskan pentingnya pengadaan tanah yang sesuai prosedur agar proyek ini bisa berjalan lancar.

Baca Juga: Menhub Dudy Dorong Percepatan Pembangunan Akses Stasiun Kereta Cepat Karawang

Di sisi lain, Menhub Dudy Purwagandhi mendorong percepatan pembangunan jalan akses, khususnya di kawasan Sungai Cibeet, Kabupaten Bekasi. Menurutnya, pembangunan akses jalan dan jembatan melalui Sungai Cibeet sangat penting untuk mempermudah mobilitas masyarakat Kabupaten Bekasi menuju Stasiun Kereta Cepat Karawang.

Sejak diresmikan pada 24 Desember 2024, pengembangan jalan akses dari dan menuju Stasiun Kereta Cepat Karawang terus dikerjakan. Rencananya, terdapat delapan titik akses yang akan menghubungkan berbagai wilayah dengan stasiun ini.

Tiga titik utama berada di kawasan Sungai Cibeet, yaitu:

  • Jembatan Cibeet
  • Jalan akses di sisi Kabupaten Bekasi
  • Jalan akses di sisi Kabupaten Karawang

Selain itu, ada beberapa akses lain yang juga tengah dalam proses pembangunan, seperti Trans Heksa Karawang (THK) sisi utara dan selatan, serta akses exit tol KM 42+000 yang akan dibangun oleh Jasa Marga.

Dengan percepatan pembangunan jalan akses ini, diharapkan Stasiun Kereta Cepat Karawang dapat lebih mudah dijangkau oleh masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekitar. (GIT)

Share