Home Berita Bogor-Sukabumi-Cianjur Makin Dilirik Wisman, Penumpang Kereta Naik 17,17 Persen

Bogor-Sukabumi-Cianjur Makin Dilirik Wisman, Penumpang Kereta Naik 17,17 Persen

Share

JAKARTA, LINTAS – Jumlah penumpang mancanegara yang menggunakan KA Pangrango dan KA Siliwangi meningkat sepanjang Januari–Agustus 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat 4.825 penumpang mancanegara menggunakan kedua layanan tersebut, naik 17,17 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 4.118 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan kenaikan tersebut menunjukkan kereta api menjadi salah satu pilihan wisatawan mancanegara untuk melakukan perjalanan antardaerah di Jawa Barat.

“Pertumbuhan ini menunjukkan layanan kereta api turut mendukung mobilitas wisatawan menuju berbagai wilayah yang memiliki potensi pariwisata,” kata Franoto, Rabu (7/10/2026).

KA Pangrango melayani perjalanan pulang-pergi lintas Bogor–Sukabumi. Sementara itu, KA Siliwangi melayani perjalanan pulang-pergi lintas Sukabumi–Cianjur–Cipatat. Kedua layanan tersebut melewati sejumlah wilayah yang menjadi akses menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Barat.

Dari sejumlah stasiun yang melayani kedua kereta tersebut, Stasiun Sukabumi mencatat volume penumpang mancanegara terbanyak dengan 2.006 penumpang pada Januari–Agustus 2026. Jumlah itu meningkat dari 1.699 penumpang pada periode yang sama tahun lal

Stasiun Bogor berada di posisi berikutnya dengan 1.871 penumpang, naik dari 1.555 penumpang pada 2025. Sementara Stasiun Cisaat mencatat 449 penumpang, dibandingkan 447 penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penumpang Mancanegara Naik

Dari sisi pertumbuhan, Stasiun Cibadak mencatat kenaikan tertinggi, yakni 39,44 persen. Jumlah penumpang mancanegara di stasiun tersebut meningkat dari 142 orang pada 2025 menjadi 198 orang pada 2026.

Pertumbuhan juga terjadi di Stasiun Bogor sebesar 20,32 persen, dari 1.555 menjadi 1.871 penumpang. Kemudian Stasiun Sukabumi tumbuh 18,07 persen dari 1.699 menjadi 2.006 penumpang.

Stasiun Parungkuda mencatat pertumbuhan 16,33 persen, dari 98 menjadi 114 penumpang. Adapun Stasiun Cisaat tumbuh tipis 0,45 persen, dari 447 menjadi 449 penumpang.

Kenaikan jumlah penumpang mancanegara pada KA Pangrango dan KA Siliwangi juga terjadi ketika kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mengalami pertumbuhan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Januari–Agustus 2026 mencapai 10.578.286 kunjungan, naik sekitar 5,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Konektivitas

Franoto menilai konektivitas kereta api turut memudahkan wisatawan mengakses berbagai daerah tujuan wisata. Sejumlah stasiun yang dilayani KA Pangrango dan KA Siliwangi juga terhubung dengan angkutan umum serta layanan transportasi daring.

“Konektivitas kereta api membuat perjalanan antardaerah menjadi lebih mudah dan memberikan alternatif transportasi bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi Bogor, Sukabumi, Cianjur, dan wilayah sekitarnya,” ujarnya.

KAI Daop 1 Jakarta menyatakan akan terus memperhatikan pelayanan, fasilitas, keselamatan, dan aksesibilitas di stasiun maupun selama perjalanan. Upaya tersebut ditujukan untuk memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara.

“KAI berkomitmen menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan mudah digunakan. Kami berharap pertumbuhan ini terus berlanjut sehingga kereta api dapat semakin berkontribusi dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus sektor pariwisata di wilayah yang dilalui KA Pangrango dan KA Siliwangi,” kata Franoto. (CHI)

Oleh:

Share