JAKARTA, LINTAS – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno meresmikan Tahilalats Station, toko hasil kolaborasi PT MRT Jakarta (Perseroda) dengan kreator lokal Tahilalats, di Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026). Kehadiran Tahilalats Station menjadi wujud sinergi antara transportasi publik dan pengembangan industri kreatif nasional.
Dalam sambutannya, Rano Karno menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berbudaya. Menurutnya, MRT Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi massal, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial dan ekspresi kreativitas masyarakat.
“Dengan visi Jakarta sebagai kota global, MRT Jakarta menghadirkan Tahilalats Station sebagai hasil kolaborasi dengan Tahilalats, karya kreatif anak bangsa yang telah dikenal luas dan menjadi kebanggaan Indonesia,” ujar Rano Karno.

Peluang Pengembangan Kota
Ia menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini membuka peluang besar dalam pengembangan kota. Rano juga menyoroti tingginya jumlah pengguna MRT Jakarta yang menjadi potensi besar bagi promosi industri kreatif.
“Sepanjang Desember 2025, rata-rata jumlah pelanggan MRT Jakarta mencapai 141.872 orang per hari. Ini menunjukkan bahwa transportasi publik memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi kreatif,” katanya.
Rano menegaskan, kehadiran Tahilalats Station merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menjadikan fasilitas publik sebagai etalase karya anak bangsa.
“Inisiatif ini membuktikan bahwa transportasi publik dapat tumbuh bersama industri kreatif lokal, sekaligus menghadirkan pengalaman baru yang lebih menyenangkan bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia pun berharap kolaborasi MRT Jakarta dengan Tahilalats dapat mendorong minat masyarakat untuk beralih ke transportasi publik, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Ibu Kota.
“Pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan ruang yang inklusif, kreatif, dan membanggakan. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat dan semangat baru bagi warga Jakarta,” pungkas Rano.

Kolaborasi Kemenparekraf
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Teuku Riefky Harsya yang turut hadir dalam peresmian tersebut mengapresiasi keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam membangun industri kreatif.
Ia menyebut, kolaborasi antara Kemenparekraf dan Pemprov DKI telah terjalin melalui belasan kegiatan sepanjang 2025, sebagai tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani.
“Kolaborasi ini memang kami dorong untuk mendukung kebangkitan industri kreatif Indonesia. Dari data BPS hingga Oktober, capaian sektor ekonomi kreatif sangat positif dan DKI Jakarta menjadi salah satu kontributor terbesar,” ujar Teuku Riefky.
Menparekraf juga mengapresiasi Tahilalats sebagai salah satu intellectual property (IP) lokal yang berhasil berkembang dari komik digital menjadi merek global, dengan kolaborasi bersama IP internasional seperti Shinchan, One Piece, Coldplay, hingga BTS.
“Kolaborasi MRT Jakarta dengan Tahilalats menunjukkan bahwa IP lokal bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan siap menembus pasar global. Ini sejalan dengan misi kami membangun Indonesian Wave,” ujarnya. (CHI)
Baca Juga: Dishub DKI Bongkar 100 Tiang Monorel Rasuna Said Malam Hari, Lalu Lintas Tetap Berjalan



