JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan dukungan perbaikan Gereja Santa Theresia Ilwayab di Kampung Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Selain renovasi bangunan, dukungan juga direncanakan mencakup penyediaan air bersih, listrik, dan sanitasi untuk menunjang kegiatan keagamaan masyarakat setempat.
Rencana tersebut ditinjau langsung Menteri PU Dody Hanggodo saat mengunjungi gereja itu pada Kamis (8/10/2026).
Gereja yang berdiri sejak 1990-an tersebut dinilai membutuhkan perbaikan agar dapat digunakan secara lebih layak.
Dody mengatakan, pembangunan Kawasan Sentra Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Wanam perlu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas.
Pengembangan kawasan tidak hanya ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan, energi, dan air, tetapi juga membuka peluang usaha serta sumber pendapatan baru bagi warga.
“Di satu sisi kita mengerjakan sawah agar masyarakat di sini mulai memahami ada kehidupan baru, ada kegiatan ekonomi baru yang bernama pertanian. Bukan hanya nelayan, tetapi pertanian juga ada. Di sisi lain kita juga memastikan kehidupan keagamaan di sini berjalan baik,” kata Dody dikutip Sabtu (10/10/2026).
Menurut dia, pengembangan pertanian di Wanam diharapkan dapat melengkapi mata pencaharian masyarakat yang selama ini banyak bergantung pada sektor perikanan.
Dengan semakin beragamnya kegiatan ekonomi, warga diharapkan memiliki kesempatan untuk meningkatkan pendapatan.
Di tengah rencana pengembangan kawasan tersebut, pemerintah juga memperhatikan kebutuhan fasilitas sosial dan keagamaan.


Dody menyebut, permintaan renovasi Gereja Santa Theresia Ilwayab telah ditindaklanjuti melalui peninjauan kondisi bangunan. Selain gereja tersebut, satu gereja lainnya juga direncanakan mendapat dukungan perbaikan.
“Kebetulan ada permintaan untuk merenovasi gereja. Saya datang untuk mengecek seperti apa kondisinya. Ternyata memang sudah terlalu tua. Kita akan segera merenovasi ini,” tuturnya.
Air Bersih, Listrik, dan Sanitasi
Selain perbaikan bangunan, ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan yang akan ditangani. Kementerian PU akan memeriksa potensi pemanfaatan embung swadaya masyarakat yang berjarak sekitar 600 meter dari gereja.
Pemeriksaan meliputi kondisi embung, kelayakan toren penampungan, serta kebutuhan jaringan pipa untuk menyalurkan air ke gereja. Hasil pengecekan tersebut akan menjadi dasar penentuan pekerjaan yang diperlukan.
“Kita akan cek kondisi embung dan toren yang ada. Kalau torennya sudah tidak bisa dipakai kita akan ganti, termasuk pembangunan jaringan pipa dari embung menuju gereja,” kata Dody.
Penyediaan listrik dan sanitasi juga direncanakan masuk dalam dukungan fasilitas dasar. Gereja Santa Theresia Ilwayab berada berdekatan dengan SD YPPK ST Pomtanusmgoowe Ilwayab, sehingga fasilitas di kawasan tersebut turut menunjang aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.
Dody meminta jajaran Kementerian PU menindaklanjuti hasil kunjungan agar rencana perbaikan dapat segera diproses. Menurut dia, tim balai telah melakukan survei awal sehingga kebutuhan pekerjaan sudah mulai diidentifikasi.
“Saya berharap bukan sekadar ngomong-ngomong. Teman-teman balai sudah ke sini dan sudah melakukan survei awal. Saya hanya memastikan agar bisa segera dikerjakan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujarnya.
Dorong Peluang Ekonomi Lokal
Dalam jangka panjang, KSPEAN Wanam diharapkan membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif.
Selain pertanian, potensi lokal seperti sagu dan kelapa juga dapat menjadi sumber penghidupan yang dikembangkan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Pengembangan ekonomi tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan dasar dan perbaikan fasilitas sosial.
Dengan demikian, pembangunan kawasan Wanam tidak hanya berorientasi pada produksi pangan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.(CHI)












