Home Berita Dua Tahun Kementerian PKP, Capaian Perumahan Tembus 1,79 Juta Unit

Dua Tahun Kementerian PKP, Capaian Perumahan Tembus 1,79 Juta Unit

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat capaian program perumahan sebanyak 1.790.081 unit selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hingga 15 Oktober 2026, capaian tersebut berasal dari program yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dukungan ekosistem perumahan.

Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel menjelaskan, pada 2025 program perumahan mencapai 852.410 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 62.579 unit berasal dari APBN, sedangkan 789.831 unit didukung ekosistem perumahan.

“Pada 2026, capaian hingga 15 Oktober tercatat sebanyak 937.671 unit. Rinciannya, 236.300 unit berasal dari program APBN dan 700.371 unit dari ekosistem perumahan,” kata Didyk dalam pemaparan di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Jumat (23/10/2026) malam.

Didyk mengatakan, pencapaian tersebut didukung kolaborasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan di sektor perumahan.

Pemerintah menjalankan program melalui pembiayaan APBN sekaligus mendorong kontribusi berbagai pihak dalam ekosistem perumahan.

“Kita memiliki program APBN, dan non-APBN atau ekosistem perumahan. Ini adalah sinergi antara Kementerian PKP sebagai kementerian lembaga dengan seluruh kementerian dan stakeholder di bidang perumahan,” ujarnya.

Selain capaian pembangunan dan penyediaan rumah tersebut, penyaluran rumah subsidi telah mencapai 187.259 unit hingga 23 Oktober 2026.

Sementara itu, penyaluran Kredit Program Perumahan tercatat sebesar Rp28,164 triliun untuk mendukung pembiayaan sektor perumahan.

Realisasi Anggaran APBN

Dari sisi anggaran, realisasi APBN Kementerian PKP mencapai 58,33 persen dari total anggaran Rp12 triliun, termasuk tambahan anggaran.

Didyk menjelaskan, apabila anggaran tambahan untuk hunian tetap tidak diperhitungkan, realisasi penyerapan anggaran telah mencapai 68,83 persen.

Kementerian PKP terus mempercepat pelaksanaan program untuk meningkatkan penyerapan anggaran hingga akhir tahun.

Pemerintah menargetkan realisasi anggaran tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Capaian ini menunjukkan PKP terus bergerak akselerasi. Penyerapan kita upayakan untuk mencapai target yang telah ditentukan di atas 96 persen dari tahun lalu, kita upayakan 97 persen,” kata Didyk. (CHI)

Oleh:

Share