JAKARTA, LINTAS — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah memberikan penghargaan kepada Satuan Kerja (Satker), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan penilik jalan atas kinerja mereka selama Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) serta Posko Jalur Lebaran 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan pada 31 Maret 2026 dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal BPJN Sulawesi Tengah.
Apresiasi diberikan dalam sejumlah kategori, meliputi posko kategori besar dan kecil, live report terbaik, reportase penilik terbaik, serta reportase penilik favorit.
Penilaian ini berkaitan dengan pelaksanaan tugas posko dan pelaporan kondisi jalan serta jembatan selama periode libur akhir tahun dan Lebaran.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah Bambang S. Razak mengatakan, penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong semangat kerja dan kompetisi yang sehat di lingkungan BPJN.
“Melalui pemberian penghargaan ini, diharapkan dapat mempererat silaturahmi, meningkatkan motivasi dan semangat kerja, serta mendorong peningkatan kinerja dan kompetisi yang positif dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab,” kata Bambang.
Ia menegaskan, pelaksanaan tugas tersebut berkaitan dengan upaya mendukung penyelenggaraan jalan nasional di Provinsi Sulawesi Tengah.
Enam Satker dan 23 PPK
Kepala Seksi Preservasi BPJN Sulawesi Tengah yang juga Ketua Pelaksana kegiatan, Kamaruddin Dg Sikki, menjelaskan bahwa BPJN Sulawesi Tengah memiliki enam satuan kerja dengan total 23 PPK.
“Keenam satker tersebut meliputi Satker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah dengan empat PPK, Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Sulawesi Tengah dengan dua PPK, serta Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I, II, III, dan IV dengan masing-masing lima, empat, empat, dan empat PPK,” tutur Kama saat wawancara dengan Lintas melalui Zoom, Jumat (9/10/2026).
Selain itu, sambung Kama, terdapat 47 penilik jalan yang tersebar di empat wilayah kerja untuk memantau kondisi jalan nasional sepanjang 2.361,61 kilometer yang menjadi kewenangan BPJN Sulawesi Tengah.
Rinciannya, wilayah PJN I memiliki 16 penilik, PJN II sebanyak 11 penilik, PJN III sembilan penilik, dan PJN IV sebanyak 11 penilik.
“Pemantauan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan kondisi jalan dan jembatan, termasuk penyampaian laporan selama periode dengan mobilitas masyarakat yang meningkat,” ujar Kama.






Pemenang Posko Nataru 2025
Adapun pemenang pada kategori Posko Nataru 2025, PPK 2.4 meraih juara pertama untuk kategori besar, disusul PPK 4.1 sebagai juara kedua dan PPK 1.3 sebagai juara ketiga.
Sementara itu, pada kategori posko kecil, PPK 1.1 menempati juara pertama, PPK 1.4 juara kedua, dan PPK 3.3 juara ketiga.
Untuk kategori Live Report Terbaik, PPK 2.3 meraih juara pertama dengan 17 laporan, melibatkan empat penilik, yakni Rudyanto, Moh. Jen, Mursalim, dan Muh. Charis.
PPK 4.1 menempati juara kedua dengan 14 laporan yang melibatkan Aris Suprianto, Yedidja Tore, dan Moh. Maulid.
Pemenang Posko Jalur Lebaran 2026
Pada Posko Jalur Lebaran 2026, PPK 1.3 meraih juara pertama kategori posko besar. PPK 2.4 berada di posisi kedua, sedangkan PPK 1.2 menempati posisi ketiga
Untuk kategori posko kecil, juara pertama diraih PPK 2.1, disusul PPK 3.2 sebagai juara kedua dan PPK 1.5 sebagai juara ketiga.
Di kategori Live Report Terbaik, PPK 2.3 kembali meraih juara pertama dengan 63 laporan. Tim yang terdiri atas Rudyanto, Moh. Jen, Mursalim, dan M. Charis tersebut menjadi yang teratas dalam kategori ini.
PPK 1.3 menempati juara kedua dengan 52 laporan yang melibatkan Tofan, Nasrul, Santoso, dan Musakir.
Sementara itu, PPK 4.3 meraih juara ketiga dengan 42 laporan dari dua penilik, yakni Agus Supriadi dan Yusnan Nur.
Pada kategori Reportase Penilik Terbaik, penghargaan diberikan kepada Moh. Charis, penilik pada PPK 2.3. Ia dinilai atas pelaporan langsung dari lokasi pekerjaan pemotongan tebing (cutting) saat Lebaran, ketika kondisi hujan deras.
Adapun kategori Reportase Penilik Favorit diberikan kepada tim PPK 1.4, yaitu Harson dan Alpius Lukas.
Bagian dari Pemantauan Jalan
Pemberian penghargaan ini menyoroti peran petugas posko dan penilik jalan dalam menyampaikan informasi kondisi infrastruktur selama periode Nataru dan Lebaran.
Laporan lapangan menjadi salah satu sumber informasi bagi pengelola jalan nasional untuk mengetahui kondisi ruas yang dipantau.
Dengan cakupan jalan nasional mencapai 2.361,61 kilometer, pemantauan oleh penilik dan pelaporan dari masing-masing PPK menjadi bagian dari pelaksanaan tugas BPJN Sulawesi Tengah dalam menjaga kondisi jalan dan jembatan yang berada di bawah kewenangannya.(PAH/CHI)












