JAKARTA, LINTAS — PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan langkah antisipatif menyusul meningkatnya volume lalu lintas di Ruas Tol Jakarta–Cikampek pada Jumat (2/1/2026). Lonjakan arus kendaraan mulai terpantau sejak pukul 14.00 WIB dengan volume mencapai sekitar 2.000 kendaraan per jam.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan pengguna jalan, JTT mengoptimalkan operasional pelayanan di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama melalui pengaturan jumlah gardu transaksi yang mulai diberlakukan sejak pukul 15.30 WIB.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kesiapan operasional perusahaan dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan yang terjadi secara bertahap.
“Kami melakukan optimalisasi operasional di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan menyesuaikan jumlah gardu transaksi guna mengantisipasi peningkatan lalu lintas, sehingga pelayanan kepada pengguna jalan tetap berjalan lancar dan nyaman,” ujar Ria dikutip dari keterangan tertulis.
Operasikan 18 Gardu Transaksi
Dalam pengaturan tersebut, JTT mengoperasikan total 18 gardu transaksi ke arah Jakarta serta 12 gardu transaksi ke arah Trans Jawa. Pengaturan ini diharapkan mampu meminimalkan potensi antrean kendaraan dan menjaga kelancaran proses transaksi di gerbang tol.
Ria juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol. Selain itu, pengguna jalan diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar memastikan saldo uang elektronik mencukupi dan tetap mematuhi rambu serta arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tambahnya.
Ria menegaskan, JTT akan terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif dan siap melakukan penyesuaian operasional lanjutan apabila diperlukan.
“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan jalan tol yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” ujarnya. (CHI)
Baca Juga: Tarif Rp 1 di Malam Tahun Baru 2026 Bikin Penumpang MRT Jakarta Meningkat





